Jatuh cinta pada hal yang tidak biasa, jatuh cinta pada hal yang dibenci, jatuh cinta pada apa yang dilarang, jatuh cinta kepada yang bukan seharusnya. Itu aku, si bodoh yang nekat memakan buah simalakama.
Jason, namanya Jason. Makhluk terkutuk lahir di bulan purnama, tugasnya membawa ketakutan bagi dunia. Hidupnya ada untuk menjadi teror bagi manusia. Namun, di saat aku pertama kali melihat wajah aslinya, terdapat kesedihan mendalam, tapi wajah seram ia membuat semua itu sulit dilihat.
Mungkin hanya akulah satu-satunya orang yang tahu tentang dirinya. Sebenarnya dia tidak sejahat yang seperti orang lain pikirkan. Disebabkan oleh takdir yang sudah sedari kecil sudah terbebankan kepadanya, ia harus menerima kebencian dari orang lain
Kini aku hidup dengannya, hanya berdua dirinya juga aku di tengah hutan lebat yang sunyi ini. Hidup nyaman tanpa terganggu, tanpa takut kekurangan makanan ataupun air. Di tengah hutan semuanya mudah untuk didapat. Kami berdua juga hidup dengan bahagia, sebagai pasangan suami istri yang mesra, bertiga maksudku dengan anak yang sedang aku kandung.
Namun, aku harusnya tahu, tidak... Aku hanya bersikeras agar tidak mengetahui hal itu. Bahwa hubungan kami ini di luar batas wajar. Tidak mungkin putri kerajaan sepertiku dibiarkan pergi begitu saja oleh kerajaan. Mereka pasti akan mencari ku walaupun itu artinya harus melawan makhluk terkutuk ataupun mencari ke ujung dunia sekalipun.
Saat ini pasukan kerajaan sudah menyerbu kawasan hutan, dengan pasukan yang teramat besarnya. Obor-obor dinyalakan menerangi seluruh hutan untuk menemukan keberadaan kami.
Kami sekuat tenaga berlari tanpa tahu arah tujuan, hanya berbekal harapan bahwa kami bisa lolos dari mereka. Namun, di sinilah lagi. Aku melihat sosoknya yang asli, sosok yang sangat indah bercahaya dalam kegelapan. Dialah sang manusia harimau putih. Aku senang bertemu dengannya, meskipun tidak sengaja
Saat itu 3 tahun yang lalu aku bertemu dengannya. Pertemuan yang tidak disengaja, tapi aku menyukainya. Saat itu, ia tiba-tiba muncul di taman istana dengan penuh luka. Banyak prajurit yang mencurigai kalau dia adalah tentara bayaran, berbeda denganku yang berpikiran berbeda. Aku menyuruh para pelayan untuk mengobati seluruh luka-lukanya.
8 jam setelah itu, ia akhirnya siuman. Kami berdua berkenalan satu sama lain, ayah dan ibuku juga tidak keberatan dengan keberadaannya. Hal mengejutkan terjadi, yaitu fakta bahwa Jason memiliki kemampuan bertarung yang luar biasa hingga dapat mengalahkan 10 prajurit dalam satu pertandingan.
Ayahku memutuskan untuk menjadikannya pelayan khusus untuk menjagaku. Sejak saat itu, hubungan kami sudah lumayan dekat. Seolah seperti tidak ada jarak lagi yang memisah. 2 tahun kemudian, aku memberanikan meminta restu kepada orang tuaku. Terkejut bukan main ternyata mereka mengizinkan hal itu, meskipun banyak petinggi kerajaan yang lain tidak setuju dengan hal ini. Syaratnya yaitu status kerajaan ku akan dicopot dan tidak akan ada supply dari kerajaan yang akan dikirim kepadaku. Yah, itu tidak masalah bagi kita berdua.
7 bulan menuju pernikahan kami, di malam purnama hari itu, aku melihat wujud aslinya. Seorang manusia harimau yang memiliki bulu indah berwarna putih, tidak ada rasa takut di dalam diriku kala itu hanya rasa kagum yang ada. Dia juga tidak menyerangku, hanya memintaku agar menyembunyikan hal ini dari yang lainnya.
Namanya juga putri kerajaan, hampir tidak ada sama sekali rahasia yang bisa aku jaga sepenuhnya. Fakta manusia harimau pun bocor hingga ke telinga raja, banyak bangsawan menghasut Raja agar membasmi Jason. Namun, tidak akan kubiarkan hal itu terjadi. Malam itu juga, aku dengannya kabur dari istana.
Dan cerita kembali lagi ke waktu sekarang, di mana aku dan dia sedang mencoba melarikan diri. Aku sudah putus asa dengan semua ini, karena sudah setiap sisi dipenuhi oleh prajurit kerajaan dan aliansi kerajaan lain serta pihak agama yang mengatasnamakan Tuhan mereka.
Dengan modal nekat, kami menyerang satu sisi. Yah... Semua itu percuma. Dalam sekejap saja, dia terbunuh dan aku ditangkap. Kemudian, dipenjarakan di kamarku tanpa boleh keluar apapun alasannya sampai anakku lahir.
2 bulan kemudian semenjak malam itu, anak ini lahir. Lahir dengan wujud manusia seutuhnya. Pihak kerajaan yang menganggap ini sebagai aib, membuangnya tanpa sepengetahuanku. Sekarang... Aku sudah tidak mempunyai siapa-siapa lagi, orang-orang tercintaku sudah mati semuanya
Apakah aku boleh mati saja?
~Tahun 521 kalender suci. Putri Antasia