“Jika dalam sekejap aku punya uang 200 miliar…”
Ritchi hanya selalu menerima hinaan dan makian gara-gara kemiskinan keluarganya.
Sekarang, ia diceraikan setelah mendapati suami dan sahabatnya sendiri berselingkuh. Matanya memerah dengan tangan gemetar yang mengepal.
“Rasanya bukan manusia lagi yang memimpin uang, tetapi uang yang sudah memperbudak manusia,”.
Hidupnya benar-benar hancur mengingat keluarganya diperlakukan seperti binatang, membuat Ritchi hendak bunuh diri.
Namun, dahinya berkerut melihat koper hardcase box aluminium terapung membuat dirinya ke tepi. Matanya membulat besar melihat begitu banyak uang di dalamnya. Ritchi berniat membawanya ke kantor polisi, tapi melihat uang dalam koper itu adalah uang asing, membuatnya terpikirkan sesuatu.
Rumah Orangtua Ritchi
Orangtua Ritchi shock mendengar permintaan Ritchi yang akan ke luar negeri.
“Ayah, Ibu, sudah cukup keluarga kita diperlakukan seperti ini, percayalah aku hanya ingin membuat kalian berdua dihormati layaknya manusia, jadi jaga diri kalian semua baik-baik selama aku pergi,”.
Meskipun tidak sudi, kedua pasutri itu pasrah dan hanya mendoakan Ritchi.
5 tahun ini, ia menunjukkan kehebatannya dalam berinvestasi membuatnya jadi miliarder. Perusahaan kelas atas berada di bawah genggamannya.
Semua orang sudah mengetahui kekayaannya. Rumah mewahnya dipublikasikan ke media dengan berbagai fasilitas mewah. Memiliki McDonalds pribadi, laboratorium khusus, lapangan golf dan baseball, area sirkuit motor balap, wahana lengkap, hingga sebuah gunung batu yang berukiran wajah para penghuni rumah tersebut.
Ya, semua itu adalah hadiah yang dipersiapkan Ritchi kepada keluarganya. Ia kembali ke negara asalnya dengan menjadi orang yang terkaya di sana.
Ritchi kembali dengan memberi kejutan yang tidak terduga kepada semua orang, terutama mantan suaminya. Membuat semua orang yang pernah merendahkannya kena mental.
Di acara pesta kantor, semua investor menyambutnya dengan hormat. Hanbe bersih keras untuk kembali pada Ritchi, sampai dirinya memohon.
“Kalau begitu, memohonlah dengan bersujud di depan semua orang ini, maka akan kupertimbangkan,”.
Meskipun tidak sudi, Hanbe dan keluarganya menurut. Tidak terduga, Ritchi malah meraih botol wine lalu menyirami Hanbe. Tak lama kemudian, muncul bodyguard membawa koper uang.
Ritchi melempari uang ke hadapan Hanbe dan keluarganya,”Sayang sekali, yang hanya aku pikirkan mulai saat ini is a money,”.
Epilog
Ritchi membawa keluarganya ke rumah mewah milik mereka sekarang. Orangtua dan kedua adiknya tercengang sampai-sampai menangis haru.
“Mulai sekarang, tidak ada lagi yang akan melukai atau menghina keluarga kita,".
"Ritchi, bagaimana kau bisa memperoleh kekayaan seperti ini?"
Wanita berambut panjang gelombang itu tersenyum,"Because that money," ucapnya menunjuk sebuah koper berisi uang yang pernah ditemukannya berada dalam pajangan kaca.