Bab : Dirumah Majikan Baru
Sesampai di rumah ia meletakanku di sebuah tempat tidur yang sangat empuk dan nyaman aku sangat senang berada di kasur tersebut. Sontak aku melihat ia masuk ke dalam kamarnya entah ia melakukan apa di sana yang pasti saat ia keluar penampilanya susah berubah. setelah itu, ia menghampiriku lalu menyentuhku sempat aku berontak karena merasa terancam karena trauma tersebut tetapi malah sebaliknya ia hanya melihat lukaku di pergelangan tangan dan kuku ku setelah ia memerisanya ia mengambil air dan obat untuk memberikan aku minum karena sudah merasa nyaman aku meminumnya dan alhamdulillah tubuhku terasa membaik. Setelah memberikan aku minum ia meninggalkanku beberapa menit dan iapun kembali kepadaku untuk memberikanku makanan dan susu putih hangat serta selimut tebal berukuran kecil untuku " kok dia baik bangat kepadaku? padahal tadi aku sempat meraung padanya?" pikirku bingung. Namun yamng membuat aku sangat tersentuh ketika ia menyebut namaku " Nada Azha Talia" yang berarti "harapan kehidupan seembun syurga" setelah mendengar kalimat itu aku terdiam " sungguh, tenang hatiku baru kali ini aku di berikan nama" di dalam hatiku sambil mataku berbina-binar. Tiba-tiba aku tersadar kembali lalu aku melanjukan makan setelah makan aku di berikan sebuah kalung kucing kata majikan baruku itu adalah kalung kucing lamanya yang meninggal karena di kasih potas atau racun hewan oleh oknum tak bertanggung jawab dan kalung tersebut benar saja terukir "N.A.T" setelah di berikan kalung tersebut majikanku membiarkan aku main di halaman tapi ia terus memantauku tentu saja ia takut aku senasib seperti kucingnya yang dulu.