"Bangun, mentari malu karna tak secantik dirimu!" sentuhan lembut d pipiku membuatku terusik.
"kamu siapa " tanya ku sambil mengerjabkan karna silau oleh cayaha entah apa.
berulang kali ku coba untuk fokus , agar aku bisa melihat wajahnya . tapi, selalu gagal .cahaya d wajah nya terlalu terang untuk ku lihat.
"bunda, ayo bangun! " ucap putri ku sambil menggoyangkan tubuhku.
aku menggeliat, mengumpulkan kesadaran dan berusaha untuk duduk
"kok tumben, bunda kesiangan " selidik nya
"mungkin bunda kecapean sayang " jawabku seadanya
"ayo siap² , tar telat kesekolah ." peringatku
" ayah udah berangkat" tanya ku lagi
" udah , tapi gk kasih Ayu uang jajan." ucapnya kesal
"mungkin ayah lg gk pnya duit " bujukku
"selalu begitu, alasan gk pnya duit terus " .ucapnya jengkel.
"udah sana , bunda mu bikin sarapan" perintahku
#flashback on
" saya terima nikah dan kawinnya susi wulandari binti jamaludin dengan mas kawin emas 2 gram dan seperangkat alat sholat d bayar tunai " ucap laki2 itu
"bagaimana para saksi sah !" tnya penghulu
"sah"
"sah"
" alhamdulillah " ucap semua orang serempak.
aku keluar dan melihat laki2 yg sekarang jadi suamiku.
"dia siapa " tnya ku pada wanita paruh baya d samping ku
"dia suamimu, dan ini Ayu putrimu. " jawabnya
aku masih bingung , karna aku tak mengenal seorang pun d tempat ini
"aku sudah punya anak " tanyaku lagi
"iya, kamu kecelakaan dan kehilangan semua ingatanmu ." sambung nya
" ayo cium tangannya" pinta ibu .ya dia ibuku ,itu yg mereka semua katakan
aku menurutinya mencium tangannya , dan dia memasangkan cincin d jari manis ku . kemudian d sambut tepuk tangan semua orang. acara hari ini sederhana , setelah makan bersama semua orang pulang kerumah masing2.
suamiku sebut saja Ardi , mengajakku istirahat d kamar.
rasa penasaranku yg besar membuat ku bertanya
" kenapa kita menikah lgi" tanyaku " bukankah kita sudah menikah dan punya anak " lanjutku
"karna kamu hilang ingatan , biar lebih afdol" jawabnya
aku merasa ada yg gk beres, tapi karna aku gk ingat apa2 jadi kuputuskan untuk melupakannya .
jangan berfikir , ada cerita malam pertama pasangan suami istri ya., karna aku gk mau d sentuh olehnya. entah mengapa aku masih gk percaya pada siapa pun yg ada d sini.aku meminta bang Ardi agar tak menyentuh ku sebelum ingatan ku kembali .mulanya dia menolak dengan alasan ,klu kmi menikah kembali justru untuk menghapus keraguan semua orang .termasuk aku yg hilang ingatan. masuk akal , walaupu aku masih merasa janggal.
kami sering berdebat karna hal tersebut, dan puncaknya hari ini.aku benar2 gk nyaman di sentuh olehnya, bahkan hnya untuk memegang tangan saja .lalu dia berkata dengan marah.
"klu kmu memang tak mau bersentuhan denganku lebih baik kamu tidur sendiri d kamar tamu !!" hardiknya
aku sempat kaget ,ini pertamanya dia bicara kasar. karna selama seminggu ini , dia bersikap lemah lembut dan selalu membujuk .
tapi karna rasa tak nyaman ku semakin besar setiap hari , aku menuruti ke inginannya untuk pindah kamar. jadi dia bisa tidur leluasa tanpa ada guling d tengah sebagai pembatas.jadilah kmi tidur masing2.
#flashback off
malam ini mimpi aneh itu kembali hadir. aku melihat punggung laki2 itu yg sedang duduk meng imami ku sholat . setelah mengucap salam, dia pun berzikir yg selalu ku aminkan dalam hati.dia berbalik dan mengulurkan tangannya . aku pun mencium tangannya takzim.aku kembali berusaha melihat wajahnya , tapi lagi2 tak berhasil.wajahnya tetap tertutupi cahaya yg sama.
begitulah hari2 yg kujalani , bang Ardi memang penyabar . ku akui itu .meski kmi tak seranjang seperti suami istri , tapi dia tetap bersikap manis .selalu memaklumi semua tingkah ku yg ku rasa menyebalkan baginya.tapi aku berusaha untuk bersikap sebagai istri dan ibu yg baik .melayani semua kebutuha mereka , dari mulai beres2 sampai masak kukerjakan . kecuali d atas ranjang tentunya .
malam ini aku kembali bermimpi ,tapi kli ini bkan laki2 yg selama ini datang dalam mimpiku. aku melihat wanita yg berpakaian suster menggendong bayi,menyerahkannya pada seorang ibu yg sedang berbaring d ranjang .
"dia siapa " gumam ku
aku merasa familiar dengan wajahnya , seolah aku kenal dekat dengannya.
" nama mu cindy , ya akan ku beri nama kamu cindy" ,ucap wanita itu sambil mencium ke dua pipi bayinya.
tiba 2 aku merasa ada yg mengusikku , membuat ku terbangun.
" bunda temenin Ayu ke kamar mandi , udah kebelet " adunya .malam ini Ayu memang tidur d kamarku, dengan alasan takut tidur sendiri . karna malam ini hujan dan petir berkilat2.dengan malas aku bangkit dari tempat tidur, kulirik jam masih pukul 03 .00 dini hari.setelah mengantar Ayu aku memutuskan tidur lgi.
pagi ini seperti biasa kami sekeluarga sarapan bersama, aku sama sekali tak berselera.
"susi" sapa ibu lembut. tapi karna melamun aku tak mendengar suara ibu . aku masih bertanya dalam hati apa maksud mimpi ku semalam .ibu itu siapa ? dan cindy siapa ? kenapa aku melihat mereka
"kamu kenapa nak, kok ibu panggil gk dengar" tnya ibu sambil mengelus bahuku
aku pun kaget
"e..enggak bu" jawab ku gugup
"cuma sedikit pusing " kilah ku tak ingin ibu hawatir
" apa kita ke dokter periksa " timpal bapak " atau kmu udah ingat sesuatu " tnya bapak lgi
aku menggeleng lemah sebagai jawaban.
"ya udah jangan d paksa , nanti malah tambah sakit ." bang Andri buka suara.ya dia bijaksana seperti biasa.setelah itu hening tanpa ada yg bicara. semua selesai dan pergi ke tujuan masing 2. bapak ke kebun , ibu kerja menjahit d salah satu rumah tetangga. Ayu sekolah d antar bang Ardi pakai motor sebelum dia berangkat kerja sebagai security d salah satu pusat perbelanjaan d kota bandung ini.
dan aku melakukan rutinitas ibu rumah tangga seperti biasa.
ketika bersih 2 tak sengaja aku menyenggol kotak d atas lemari saat aku membersihkan debu.isinya berhamburan ke lantai . aku pun memungut semua isinya dan mengembalikan ke dalam kotak . tapi satu amplop membuatku tertarik karna ada sebuah foto yg terlihat. aku membukanya , aku sontak kaget melihat foto itu . ya foto suster dengan bayi d gendongannya. tapi bayi itu bukan bayi yg sama seperti yg kulihat , karna warna kain yg membalutnya berbeda.aku semakin bingung
"suster itu siapa ? apa hubungannya dengan keluarga ini ."gumamku "
lalu bayi itu anak siapa? "
aku berusaha menepis rasa curiga d kepalaku .
dengan berfikir bahwa dia seorang suster , yg bisa menggendong bayi siapa saja d rumah sakit.
dua hari telah berlalu semenjak aku menemukan foto itu. aku masih penasaran dan memberanikan diri bertanya pada ibu. malam ini aku sengaja mengajak ibu ngobrol
" ibu udah ngantuk belum " tanya ku basa - basi
"belum, ada apa . coba cerita sama ibu " pintanya ketika kami duduk sambil nonton tv
" bu aku kan amnesia, gk ingat apa2 " masih ragu
"coba ibu cerita tentang keluarga kita ,misalnya ibu ma ayah berapa saudara, aku lahir d mna dan gmn aku sebelum kecelakaan " pancing ku
"oh kirain ibu ada apa ? " kamu bikin ibu deg- deg an aja " sahutnya
"ah... ibu ..emang nya ibu pikir apa , orang cma tnya silsilah keluarga aja " timpalku dan ibu mulai bercerita
" ibu anak tunggal sedang bapak dua bersaudara " awal cerita ibu
"trus sekarang saudara ayah d mn ? " tnyku antusias
"adik ayah mu dulu seorang suster, setelah ibu melahirkan kamu dia berhenti."
" kenapa bu " tanya ku penasaran
"karna bibimu bilang calon suaminya gk ngizinin kerja , jadi meminta dia berhenti kerja sebelum mereka menikah." lanjut ibu
" trus aku sebelum kecelakaan gmn ? tnyaku lgi
" kamu ya sama kyak sekarang ini, rajin, pintar masak , tapi lebih ceria dan bawel gk kyak sekarng "raut muka ibu mulai sedih
"maaf ya bu, aku sama sekali gk ingat ." sesalku
tak ada lagi pembicaraan setelah itu . kmi memutuskan untuk masuk kamar masing².
hari ini kmi bersiap untuk ke jakarta, menemui adi ayah yang sedang menikahkan anak nya. kami datang dengan menyewa mobil ke sana.
d tengah pesta aku bertabrakan dengan seorang laki2. cepat² aku minta maaf , ketika aku mendongak tatapan kami bertemu.
"deg..." aku terkesiap
"ada apa ini kenapa dada ku bergetar saat tubuh kami bersentuhan." hal yg tak pernah kurasakan bahkan saat bersentuhan dengan suamiku
tiba2 sekelebat bayangan d otakku muncul.
" dinda lihat ! matahari terbenam sangat indah bukan " ucap laki2 itu sambil tersenyum
" ya setelah itu hilang dan berganti gelap, kadang aku takut tak bisa lgi melihat mata hari besok pagi" balas perempuan d sebelahnya .tapi aku tidak bisa melihat wajahnya.
" jangan takut ! selalu ada terang setelah gelap .klu pun awan membuat mata hari tak muncul, itu hanya agar kita bisa menghargai mata hari ketika ada.jawabnya sambil memeluk pinggang nya mesra.
aku nyaris jatuh klu saja laki2 d hadapan ku tidak menahan tubuh ku.tiba2 sepasang tangan melepas kan tangannya dan memeluk pinggang ku posesif.
" jangan sentuh istriku " ucapnya .dia adalah bang Ardi
"maaf , aku hanya membantunya saja karna dia hampir jatuh" jawabnya menjelaskan
"sekarang sudah ada suaminya , silah kan lanjutkan urusan anda "
"maaf , aku pergi dulu." pamitnya " lebih baik ajak istri anda pulang , sepertinya dia tidak sedang baik² saja " sambungnya
" terimakasih atas perhatian anda saya lebih tau mana yg terbaik untuk istri saya" jawab bang Ardi ketus.
laki2 itu bernama ilham, seorang dokter bedah.dia duduk d salah satu kursi d sudut ruangan.
# flashback on
ketika, iham bertabrakan tadi . dia melihat ,wanita yg mirip istrinya itu menatap kosong. sebagai dokter dia tau , tatapan seperti itu hanya d miliki oleh orang yg amnesia. juga dengan gejala pusing mendadak yg dia alami. dia jga kaget , saat mendapati tanda merah berbentuk bulan sabit d lengan kirinya .persis seperti milik yg istri , karna tadi sempat tersibak ketika dia menangkap tubuh wanita itu.
ingatannya melayang, ketika hari itu istri dan mertuanya yg memberi kabar bahwa mereka hampir sampai.mereka dlm perjalanan pulang dari bandung menghadiri pesta pernikahan sepupunya .ilham tak bisa ikut karna dia mempunyai 2 jadwal oprasi yg tak bisa d gantikan. bahkan , ketika mereka kecelakaan dia tak tau.ketika keluar ruang oprasi dia beru mendapat kabar bahwa mertuanya meninggal d tempat dan istrinya kritis .
ilham mulai curiga, karna sat istrinya selesai d mandikan . adiknya bertanya hal yg aneh
" kk, apa tanda lahir bisa hilang jika kulitnya terluka "
" kemungkinan enggak , walaupun kulitnya luka itu hanya akan mengubah bentuknya menjadi tak beraturan .bukan langsung hilang." jawab ilham
bola matanya langsung membulat
" jangan² yg meninggal itu bukan cindy , tpi orang xg mirip dengannya .bahkan mungkin mereka saudara. " cepat2 ilham menyusul pasangan tadi keluar , tapi terlambat mereka sudah menghilang .sampai terdengar suara decit mobil dan suara teriakan.orang² mulai berkumpul dan memanggil ambulance . tadinya ilham tak ingin perduli , tapi begitu melihat laki2 yg ikut masuk ke mobil itu dia baru sadar bahwa yg tertabrak adalah perempuan yg d duga cindy istrinya.dengan cepat ilham mengikuti ambulance ke rumah sakit.
begitu dokter keluar , dia bertanya siapa keluarga pasien . bertepatan dengan ilham yg sampai dan mereka menjawab serempak
" saya suaminya" kedua nya saling pandang . dokter pun mengernyit bingung.
" siapa sebenarnya suami pasien " tnya dokter sekali lagi
" saya " jawab mereka kompak .dokter geleng2 kepala .sampai ahirnya perempuan yg mereka perebutkan d bawa ke ruang pasien.
"selesaikan masalah kalian dulu baru temui pasien" putusnya.
" kenapa kmu bilang susi istrimu " tnya Ardi emosi
" dia cindy, bukan susi.klu memang kmu mengenal istrimu dengan baik coba ingat2 apa susi punya tanda lahir merah berbentuk bulan sabit ?" tnya Iham balik
" setauku enggak " jawab Ardi
," klu begitu dia cindy dan yg meninggal itu susi"
" apa!!!? , jadi susi sudah meninggal . tpi gmna bisa mereka tertukar, dan apa hubungan mereka. kenapa mereka mirip bnget, setauku susi anak tunggal"
" itu yg harus kita selidiki " usul ilham
seorang suster mengatakan bahwa pasien sudah siuman.tak lama ibu bapak dan bibi sarah jga datang dan bersama masuk.Ardi mendekat , dan menggenggam tangannya .cindy membuka mata dan semua mulai jelas. dia menepis tangan Ardi .dan bertanya
" kamu siapa ?" lalu matanya menangkap sosok yg d kenalinya .
" kanda, papa dan mama bagai mna,. mereka baik² aj kan " tanya nya gusar.ilhm langsung memeluknya erat.lalu matanya beralih kepada wanita yg ada d depannya.
" aku pernah melihat bibi dlm mimpiku,b menyerahkan seorang bayi kepada seorang ibu ,aku jugamelihat bibi menggendong bayi yg sama tapi dengan kain berbeda .itu siapa ?" tnya nya penuh selidik.kemudian bibi menceritakan semuanya bahwa dia mengambil susi dari ibunya . karna ibunya d bius jdi gk tau melahirkaan kembar.
"ank kk, meninggal . aku gk mau kakak sedih jadi aku nekad.. maaf in aku kak." ucapnya menunduk
"selama ini aku d hantui rasa bersalah, tapi takut untuk bercerita.apa lgi aku lihat kakak sangat menyayangi nya." ucapnya
" semalam arwah susi datang dlm mimpiku , dan memintaku untuk berterus terang . semula aku merasa aneh, karna susi baik2 saja . tapi mengapa dia bilang kalau dia gk akan bisa tenang .dan sekarang aku mengerti ." ucapnya berlnang air mata penuh sesal.
" sekarang apa kalian sudah yakin , bahwa dia cindy istriku.?" Ilham buka suara
" sekarang aku mengerti kenapa susi... maaf maksud ku cindy selalu tak nyaman ada d dekat ku ,bahkan untuk sekedar bersentuhan denganku."
kenang Ardi
"sudaah biarkan nak cindy istirahat " pinta bapak " ayo Ardi kita keluar " lanjut bapak
Ardi ,bapak,ibu dan bibi duduk d kursi ruang tunggu.
"yg ikhlas nak, biar susi tenang .,kirim doa yg banyak.semoga, istrimu meninggal dlm ke adaan husnul khotimah" nasehat ibu
" ibu sebenernya sedih setelah tau klu susi bukan anak ibu,tapi bersyukur karna allah kasih kesempatan ngerasain pnya anak setelah rahim ibu d angkat." ibu menunduk dan mulai menangis
"yg sabar bu" sambil memeluk istrinyya
" lalu d mana makam anak kami sebenarnya Sarah !" tanya ibu
suara pintu terbuka, dan ilham menghampiri keluarga itu.
" mari saya antarkan ke makam susi, kita juga harus mengganti nisan ,nama dan binti juga harus ayah kandungnya."dia menghela nafas.,
" maaf klu saya tidak sopan, tapi akan lebih afdol jika susi memakai binti ayahnya." sambung ilhamyg d angguki semua orang
" Tapi sebaiknya tunggu cindy pulang dulu, gimanapun susi kembarannya . dia pasti jga ingin berkunjung" timpal bibi sarah
3 hari d rawat, cindy d izinkan plang oleh dokter.
d sinilah mereka sekarang, setelah mengganti nisan dan mendkakan almarhum susi. ,mereka hendak pulang .tapi ayu tak mau beranjak, dan terus menangis .
" bunda , kenapa bunda tinggalin ayu" tangisnya semakin keras
cindy menepuk pundaknya sambil berkata
" ayu bisa anggap bunda cindy sama kyak ibu kamu sendiri, ayu boleh main klu lg kangen ma bunda susi" lanjutnya
" beneran bunda , makasih ya. " sambil memeluk cindy erat
" ya sudah hari sudah sore sebaikny kita pulang, besok kita kan harus pulang ke bandung" ucap ibu
haari ini bapak sekeluarga pulang.ayu tadinya tak mau ikut , setelah d bujuk dan d beri pengertian ahirnya dia pun ikut pasrah.
sore beranjak ,ilham mengajak istrinya ke tempat favorite mereka. d sini mereka sekarang duduk d pantai menunggu matahari terbenam
" dinda ,apa selama kmu tinggal d rumah mereka," jeda " kalian...itu ...??" ragu untuk mengatakannya
cindy berfikir , apa yg sebenarnya suaminya ingin katakan.sesaat matanya membola terkejut.
" demi allah kanda ,dinda tidak bernah melanggar batas seperti sepasang suami istri." suaranya tercekat seakan tak percaya dengan pemikiran suaminya .
" kami pisah kamar setelah satu minggu," dia menunduk.
kita mendongak dia mendapat tatapan tajam dari suaminya .sebelum suaminya salah faham dia melanjutkan
" kami memang satu kamar dan satu kasur selama seminggu , tapi ada guling d tengah sebagai pembatas." hening tak mendapat respon dari suaminya, cindy pun menggenggam tangan suaminya dan membawanya ke atas kepalanya
" aku bersumpah demi nyawaku , aku tidak pernah tidur layaknya suami istri dengannya . perasaan dlm diriku seolah menentang semua perlakuannya ." ucapnya mulai terisak
" apa aku harus terjun ke dalam api sama seperti yg d lakukan dewi sinta , untuk membuktikan bahwa dia masih suci dan tidak pernah d sentuh oleh rahwana " tanya nya hawatir
ilham menurunkan tangannya , dan membawa cindy ke dalam pelukannya.
sambil tersenyum dia berkata
"aku percaya , kanda cuma ingin tau dan mendengar jawaban langsung dari dinda."
mata hari mulai tenggelam, menjadi saksi dua insan terpisah yg kini bersatu kembali.membuat cerita baru dab tantangan baru yg menanti
tanpa mereka sadari , sepasang tangan mengepal." " " brengsak!! umpatnya " bagaimana bisa mereka bersatu kembali, bersusah payah aku menukar keduanya d rumah sakit. harus nya aku yg ada d sana bersamanya !!! wanita itu pun menggeram
# DIA SIAPA ,????.
TAMAT