pagi itu Naira terlihat murung, Arin menjadi khawatir, " apakah ada sesuatu yang terjadi dengan sahabatnya itu " batin Arin.
" Naira, ada apa ? " kenapa kau terlihat tidak bersemangat ?" tanya Arin akhirnya, tidak tahan untuk mengungkap isi hatinya.
Naira melirik Arin dan tersenyum. " aku tidak apa Arin, hanya saja perasaan ku sangat tidak enak sekarang " jawab Naira.
" apakah ada sesuatu yang membuatmu bersedih ?" tanya Arin lagi dan menatap Naira penuh ingin tahu.
" pamanku sedang sakit Arin dan aku berencana ingin menjenguknya, tapi... " ucapan Naira terhenti
" tapi kenapa Naira, kau tinggal meminta cuti pada bos dan semua masalahmu selesai " ucap Arin
Naira menatap Arin dan menggelengkan kepalanya. " aku takut bos tidak akan mengizinkanku karena jatah cuti ku bulan ini sudah habis " ungkap Naira lesu
" kau bisa mengambil jatah cuti mu bulan depan Naira, " ucap Arin tersenyum
" cepatlah temui bos dan katakan seperti yang aku katakan tadi " lanjut Arin sambil mendorong tubuh Naira untuk segera menemui bos mereka.
tok tok tok
" masuk "
terdengar suara dari dalam
ckleek,.
Naira membuka pintu dengan perlahan dan terlihat bosnya yang tengah duduk membelakangi dirinya.
" bos " panggil Naira takut
kursi itupun barbalik, terlihatlah wajah tampan milik pria itu yang bernama Arya Aditama bos di tempat Naira bekerja.
" ada perlu apa Naira ?" tanya Arya tanpa basa basi
" hmmm, saya minta cuti bos " ucap Naira cepat
Arya menatap Naira datar " bukankah kau telah mengambil cuti, Naira ?" tanya Arya
" benar bos, tapi.." Naira ragu untuk melanjutkan kalimatnya
" tapi apa,?" tanya Arya penasaran
" paman saya sakit, bolehkah saya menjenguknya ?" tanya Naira sedikit gugup
Arya terlihat berpikir " dimana tempat tinggal pamanmu itu ?" bukannya menjawab Naira, Arya malah kembali bertanya.
" di kota A " jawab Naira
" baiklah, kau ku izinkan cuti, " ucap Arya " asal kau pergi ke kota A bersama ku, bagaimana !" lanjutnya lagi masih dengan wajah datar
" baiklah bos " jawab Naira.
_______________
Naira dan Arya telah dalam perjalanan menuju kota A, tidak ada yang memulai percakapan, mereka hanya diam dan terdengar suara mesin kendaraan saja.
tidak terasa mereka telah sampai di kota A.
" Naira dimana rumah pamanmu ?" tanya Arya memulai obrolan
" masih lumayan jauh bos " jawab Naira
tiba-tiba sesuatu menabrak mobil Arya yang
membuatnya mengerem mendadak.
Dduakk
Naira yang lupa memakai sabuk pengaman hampir terantuk kaca mobil kalau Arya tidak cepat menghalangi kepala Naira dengan tangannya.
" hati-hati Naira " peringat Arya datar
Naira terkejut dan melihat tangan bosnya itu yang berada tepat sebelum kepalanya menyentuh kaca mobil.
" i_ iya bos maaf " ucap Naira sedikit gugup dan takut
" huuf, untung saja " batin naira
Arya sudah memegang handle pintu hendak keluar dan ingin melihat benda apakah yang sudah menabrak mobilnya itu, tapi tangan nya seperti di tahan seseorang..
" bos sebaiknya jangan turun, berbahaya " ucap Naira yang terlihat cemas dan takut
" apa maksudmu Naira, lepaskan tangan ku " ucap Arya sedikit emosi
tidak ada yang berani menyentuh dirinya selain keluarga, dan " apa-apaan gadis ini berani sekali dia menyentuh ku "..kesal Arya dalam hati
" bos jangan marah begitu," ucap Naira menenangkan Arya
" lihat itu " tunjuk Naira
Arya mengikuti instruksi Naira dan,....
" Apakah itu mayat hidup " batin Arya, " bukankah mereka hanya ada di dalam film " gumam Arya tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
Naira tidak berani bersuara maupun bergerak karena para zombie itu terlihat mulai menghampiri mobil mereka.
cerbung
terimakasih sudah membaca
ini karya pertama eta
semoga suka