Di pagi hari yang cerah seorang wanita cantik nan imut sedang bersiap siap untuk pergi ke sekolah pertama kalinya panggil saja ia Carissa ia tinggal bersama sang ibu sedangkan ayahnya sudah meninggal saat ia berusia 1 tahun Carissa sangat bahagia tinggal bersama sang ibu meskipun tidak ada sosok sang ayah
" Carissa ayo nak cepat nanti kau akan telat ke sekolah ini hari pertama mu sekolah kan kau tidak boleh telat " ucap sang ibu panggil saja ia Tania
Setelah mereka naik ke mobil sang ibu langsung menjalankan mobilnya menuju ke sekolah SD
" Ibu kau tidak lupakan membuat makanan yang aku suka " ucap Carissa
" Tentu saja nak , ibu tidak pernah lupa "
Selama di perjalanan ibu dan sang anak tersebut berbincang bincang sampai akhirnya mereka sampai di sekolah
" Nah kita sudah sampai , apa Carissa mau ibu antar sampai ke kelas "
" Tidak perlu ibu aku bisa sendiri , Ibu pergi saja bekerja aku akan masuk ke kelas " ucap Carissa
" Ibu akan naik mobil setelah melihat mu masuk ke sekolah ibu akan lebih merasa tenang "
" Baiklah , ibu mana ciuman untuk ku "
Lalu Tania pun mencium pipi sang anak dan memeluk nya
" Belajar lah dengan baik ya " setelah mengucapkan itu Carissa mengangguk kan kepalanya dan melambaikan tangannya dan masuk ke sekolah
Tania tersenyum membalas lambaian sang anak setelah melihat anaknya benar benar masuk ke sekolah ia pun pergi ke kantor
Di sekolah Kini Carissa berjalan melihat sekeliling sambil tersenyum ia sangat bahagia dengan hari pertamanya di sekolah
Sesampainya di kelas Carissa mengembangkan senyumnya melihat teman teman nya bermain semua lalu salah satu anak menghampiri Carissa
" Halo selamat pagi siapa namamu " ucap anak tersebut mengulurkan tangannya
" Namaku Carissa , dan namamu? " Carissa membalas uluran tangannya
" Namaku Arabelle senang bertemu dengan mu "
Mereka saling berkenalan dan menjadi teman akrab Carissa sangat bahagia dengan temannya itu mereka seperti saudara pergi kemana mana bersama namun Carissa sanga sedih kalau pelajaran telah berakhir dan harus pulang karena ia tidak akan bertemu dengan teman nya
Beberapa Minggu kemudian , di malam hari Kini Tania tengah memasak makan malam dan ditemani oleh Carissa yang duduk di meja makan
" Ibu besok temanku akan datang kemari " ucap Carissa
" Benarkah itu , siapa namanya "
" Arabelle dia sangat baik dan cantik "
Tania tersenyum , setelah selesai memasak ia menaruh nya di meja makan dan mereka pun makan bersama
Setelah selesai makan malam Carissa langsung menonton tv sedangkan sang ibu sedang membereskan meja makan dan setelah itu ia pergi ke kamar untuk memeriksa sesuatu
" Carissa .... Carissa " panggil Tania
" Ada apa Ibu aku sedang menonton tv "
" Carissa kau memiliki pr namun tidak mengerjakan nya , nak jangan di tunda tunda pekerjaan sekolah " ucap Tania
" Aku tau ibu tapi besok hari Minggu , aku akan mengerjakan nya besok saja bersama Arabelle "
Tania pun hanya pasrah dan menuruti kemauan anaknya
" Baiklah , oh ya Carissa jangan tidur terlalu malam mengerti, ibu mau naik ke atas dulu untuk istirahat"
" Iya ibu aku mengerti "
Tania pun naik ke atas untuk istirahat , Setelah beberapa jam tak terasa kini sudah pukul 12 malam Carissa masih setia dengan tv nya ia lupa waktu
Saat Tania tidur ia merabah rabah tempat Carissa dan tidak menemukan putri nya
" Dimana Carissa apa dia tidur di kamar nya , tapi biasanya ia tidur dengan ku aku akan melihat nya dulu baru aku bisa tenang "
Lalu Tania pun turun dari kasur dan pergi ke kamar sang anak ia tidak melihat adanya Carissa disana dan membuat nya khawatir
" Dimana Carissa? apa dia masih menonton tv sudah jam berapa ini " ucapnya sambil menuruni anak tangga menuju ke ruang tv
sesampainya disana ia melihat sang anak yang tertidur dan tv yang masih menyala
" ( menghela nafas ) Carissa Carissa kau membuat ibu khawatir dia tidur dan tv nya menyala "
Lalu Tania pun mematikan tv nya dan menggendong sang anak menuju ke kamar dan menidurkan nya dengan perlahan lalu ia pun ikut berbaring di sebelah Carissa
Pagi harinya diawali seperti biasa Tania Bagun lebih awal dan mencium kening sang anak dan turun ke bawah untuk memasak
Di kamar Carissa pun sudah bangun dan bingung mengapa ia ada disini bukankah ia berada di ruang tv
" Mengapa aku disini , apa mungkin ibu yang memindahkan ku ya ... tapi dimana ibu " lalu Carissa pun turun dari kasur dan menuruti tangga dan pergi ke dapur diam diam Carissa memeluk sang ibu dari belakang dan membuat Tania kaget
" Astaga , Carissa kau sudah bangun nak kau sangat nakal ya " Carissa hanya tertawa
" Sudah sana kau mandi bukankah temanmu akan datang kesini "
" Ibu aku akan melihat tv dulu aku malas untuk mandi lagi pula ini hari Minggu kan temanku mungkin akan datang terlambat "
" Tidak nak Carissa harus- " ucapnya terhenti karena bel rumah berbunyi
" Siapa yang datang pagi pagi begini? " tanya Carissa
" Eh mungkin Arabelle sudah datang cepat mandi sana nanti saat kalian belajar dan bermain Arabelle tidak akan betah karena kau masih bau belum mandi "
" Baiklah ibu aku akan mandi " Carissa pun berlari menuju ke atas dan membuat sang ibu tersenyum lalu Tania pun pergi melihat siapa yang datang
Ceklek suara pintu terbuka , saat membukakan pintu Tania merasa aneh pada dirinya setelah melihat anak tersebut
" Halo bibi selamat pagi apa ini benar rumah Carissa aku temannya " ucap Arabelle
Sementara Tania masih terdiam melihat anak tersebut dan sebutir air matanya keluar
" Bibi ... "
" ah iya , ini rumah Carissa kau Arabelle kan silakan masuk nak Carissa masih mandi kau bisa menunggu nya di sini " ucap Tania
Arabelle pun mengangguk dan mengucapkan terima kasih dan duduk di sofa Tania pun kembali ke dapur ia sangat bingung ada apa dengan nya hari ini
" Ada apa denganku , mengapa aku merasa seperti adanya ikatan dengan anak itu apa mungkin karena dia teman baik Carissa "
Setelah beberapa menit Carissa selesai mandi dan berpakaian rapi dan cantik ia menuruti tangga dan memanggil Arabelle
" Arabelle kau sudah datang maaf ya aku tadi sedang mandi " ucap Carissa
" Tidak apa apa oh ya apa pr mu sudah selesai kalau belum kita bisa mengerjakan nya bersama sama "
" Belum , Ayo kita ke atas kita mengerjakan nya di atas saja " lalu Carissa menarik tangan Arabelle menuju ke kamar nya
Di dapur Tania sudah membuat mereka cemilan dan minuman dan Tania pun pergi ke ruang tamu namun tidak menemukan keberadaan sang anak lalu ia pun naik ke atas membawa nampan
Di kamar Arabelle sangat kagum dengan isi kamar Carissa dan ibunya
" Carissa rumah mu sangat besar dan kamar mu sangat cantik " puji Arabelle
" Terimakasih ini kamar ku dengan ibu aku jarang tidur sendiri kamar ku berada di samping kamar ini"
Lalu Tania masuk dan menaruh nampan di meja
" Terimakasih bibi .. " ucap Arabelle
" Tidak masalah seringlah berkunjung ke sini biar Carissa tidak kesepian "
" Terimakasih sekali lagi bibi aku akan sering berkunjung ke sini menemui Carissa dan bibi "
Tania pun tersenyum dan saat hendak pergi ia melihat tanda di lengan Arabelle itu mengingatkan nya pada suatu hal