Sehari aja nggak selfie itu rasanya kaya gimana gitu. Bagi ku selfie itu seperti hal yang tak pernah ketinggalan dalam keseharian ku.
"Wah ini ada efek filter baru nih. Harus dan wajib di coba."
Cekrek... cekrek....
Beberapa foto pun kini telah aku ambil dari efek filter itu.
"Ya ampun... ya ampun... ini efek nya luar biasa bagus banget... Ah... suka deh." kata ku yang menjerit karena tak kuasa melihat keindahan wajah ku sendiri yang telah ku foto.
Setelah memilih - milih foto mana yang di rasa bagus dan cantik. Aku pun mulai mempostingnya foto selfie di Instagram.
Beberapa detik kemudian banyak sekali like dan bahkan di banjiri komentar di sana.
"Ah... senengnya"
"Coba pake efek yang lain ah... siapa tau banyak juga yang like."
Cekrek... cekrek...
"Hahahaha... wajahnya ngakak banget... ini wajah ku kan... ko kaya gini sih. Magic banget ini mah."
Sampai dimana aku pun merasa puas dengan hasil selfie ku ini dan membuat aku merasa sangat bahagia.
Namun, disaat lagi seneng - seneng dan bahagia. Malah aku mendengar suara teriakan.
"Bunga... sini kamu. Dari tadi bukannya bantuin mamah malah sibuk selfie. Ntar lama - lama tuh hp mamah remukan biar nggak bisa selfie lagi. Mau kaya gitu hah. Mamah hitung nih sampai tiga kalau nggak dateng mamah langsung remukin hp nya saat ini juga." itu lah suara teriakan nya pada ku.
"Oh... ya ampun ibu negara sudah marah. Nggak - nggak aku nggak mau hp ku di remukan."
Tanpa berpikir yang lain lagi aku pun langsung bergegas menghampiri ibu ku. Takut jika ucapan ibu benar - benar akan di penuhi. Mati aku kalau nggak bisa selfie.