Hari ini aku akan mengatakannya, Pasti!.
saat aku tiba dikampus, mataku langsung tertuju padanya. Dia dikelilingi banyak gadis dan aku tau aku mungkin saja tak sempat, tapi dia pasti mau mendengarkanku.
"Ay, bisa bicara? " kataku
"oh tentu! " jawab Ayden
Aku mengajaknya ketaman kampus untuk berbicara empat mata.
"Ay.... " ucapku pelan diakhir
"iya, ngomong aja.. " jawabnya
"Aku Suka-" omongan ku dipotong Ayden
"Aku juga! " ucapnya
"maksudnya? " tanyaku kebingungan
"ya, aku juga suka kamu, udah lama sebenarnya hehe" ucapnya diakhiri dengan tertawa.
aku mencubit pipi kiriku dan berkata
"apakah aku masih tidur? "
"tidak, aku serius" ucapnya kemudian memegang pipi kiriku yang masih kucubit
"jadi, can i be you Boyfriend? " tanya Ayden masih dengan memegang pipi kiriku.
"Seriously? " tanyaku memastikan
"apakah aku terlihat berbohong? " kata Ayden
"Coba tanyakan sekali lagi" Ujarku
"Can I Be You Boyfriend? " Kata Ayden
"Yes! " jawabku gembira
kemudian laki-laki dengan kemeja hitam itu menempelkan bibirnya tepat diatas bibirku, itu terjadi cukup lama.
kemudian dia berkata " i love you"
aku membalas dengan senyuman.
-I Love You Too.