"Aku berharap adalah selimutmu, aku berharap adalah tempat tidurmu, aku berharap menjadi bantal di bawah kepalamu. Aku ingin berada di dekatmu, aku ingin memelukmu erat, dan menjadi orang paling beruntung yang menciummu. Selamat malam."
Apa-apaan itu kamu bukan manusia? Ingin menjadi yang paling dekat denganmu, persetan dengan itu semua.
"Selamat malam, bagi orang yang tinggal di lingkup malam jangan lupa tidur dan bermimpi indah. Lebih baik jatuh cinta dengan seseorang dari dalam mimpi di banding dengan dunia nyata, karena kamu tahu itu tidak akan pernah menjadi fakta.
Selamat malam bagi mereka yang sudah kelelahan, jangan lupa istirahat karena besok harus kembali kerja rodi untuk bertahan hidup.
Selamat malam bagi mereka yang begadang, karena kamu tahu tidur hanya membuang-buang waktu tetapi kenyataannya dialah yang membuang waktu untuk hal yang tidak ada guna.
Selamat malam bagi mereka yang bahagia, jangan lupa besok pagi kalian harus berlatih menjadi orang yang bahagia lagi untuk menjadi badut penghibur.
Selamat malam bagi mereka yang bersedih dan menangis , kalian harus kuat dan tegar karena besok nanti kalian harus menangis dan bersedih lagi untuk orang lain agar mereka bahagia.
Teruslah bermimpi dan berharap di tengah malam tidurmu yang hangat agar suatu kelak kamu menjadi orang yang khianat."
Aku pikir itu adalah ungkapan malam yang hebat di banding ungkapan malam romantis dan gila, yang tidak realita dan nyata. Jangan menghibur diri dari fakta-fakta Fatamorgana hiduplah dengan sederhana.
***