Pria bermuka baik dan berkaca mata itu menawarkan sebotol wine kepada perempuan yg saat ini sedang berbaring di tempat tidurnya.
"selamat tahun baru, aku menyukaimu". ucap pria bermuka baik itu.
Meski tak segera ada balasan yang terucap, namun pria itu yakin bahwa perempuan yang ada di hadapannya itu juga sangat mencintainya. Cinta yang membuat pria itu rela melakukan apa saja. cinta yang akhirnya membuat pria itu nekat membongkar kuburan dari wanita yang dicintainya.
Meski pada beberapa bagian tubuh wanita itu mulai tampak membusuk dan keluar belatung. Di mata pria itu, wanita itu masih terlihat begitu sempurna dan cantik. Atau setidaknya dia berusaha percaya bahwa wanitanya masih cantik. Cinta memang sering mengelabui kenyataan.
Pria itu mulai melepas kacamata, menutup matanya, lalu menangis. Dia kembali teringat pada hari itu. Hari di mana cintanya ditolak dan dia akhirnya memutuskan menggorok leher wanita yang selalu tampak sempurna dan menawan di matanya itu.
Runtuhnya ekspektasi memang sering membuat kita enggan berpikir panjang dan membuat kita melakukan banyak hal-hal gila. Seperti itulah yang dirasakan pria itu kala cintanya tak terbalaskan. Dia nekat mengakhiri nyawa wanita yg dicintainya agar bisa menyimpan keindahannya untuk dirinya sendiri.
Setelah membunuh wanita itu, pria berkacamata menjadi ketakutan dan mengubur jasad si wanita ala kadarnya di halaman belakang rumah. Tak butuh waktu lama, pria yang diselimuti rindu itu kini membongkar makam itu dan menggendongnya layaknya sepasang suami istri yang tengah berbulan madu.
Pria itu menghentikan tangisnya. Ketika sebuah suara asing terdengar di telinganya.
"selamat tahun baru juga, aku membencimu". ucap suara asing itu.
tiba-tiba sebatang pipa besi lonjoran tertancap dan bersarang di tenggorokannya. Dilihatnya hantu dari wanita itu tengah melayang dan memegangi ujung dari lonjoran besi itu. Menancapkannya lebih dalam dan lebih berdarah-darah pria itu dibuatnya. Wajah wanita itu tampak begitu buruk dan menakutkan, itulah untuk kali pertamanya wanita itu tak tampak sempurna di mata pria bermuka baik itu.
Pria itu mati dengan tersungkur dan meringkuk di sebelah tempat tidur. Kepala dari jasad wanita itu menoleh ke bawah memandangnya hina.