Aku berkenalan dengan seorang pria tampan dalam sebuah majalah sekolah.Pada mulanya aku cuma iseng-iseng mengirimkan sepucuk surat buatnya yang jauh beribu-ribu mil dari tempat kelahiran ku.
Aku tidak menyangka sebulan kemudian aku mendapat kirimkan surat dari pengirim rahasia.Aku menjadi penasaran dan sekaligus antusias karena mau tau siapkan yang telah mengirimkan aku sepucuk surat itu.
Satu persatu lembaran kertas yang bertulis tinta itu aku baca.Ada rasa senang dan gembira di dalam hatiku.Akhirnya pria itu menerima salam persahabatan dan perkenalan dariku.
Dia memberikan ku nomor ponselnya.Bermula dari itu,kita sering berhubung.Walaupun berada jauh dimata,namun hati kita selalu dekat.Rasanya seperti kita sedang pacaran jarak jauh.Tapi kenyataannya kita tidak pernah membahas soal hati meskipun berhubung di media setiap hari.
Saat hari natal tiba,aku menjadi lebih antusias.Mengapa aku tahun ini semangat sekali untuk merayakan natal?Ini karena tahun ini tahun pertama aku menyambut dengan seorang teman yang teramat jauh dari tempat kelahiran ku.Malah aku sanggup mengirimkan paket buatnya.
Hal ini berlaku tiga tahun berturut-turut tanpa kita perlu bertemu.Dia juga tidak pernah melewatkan setiap tahun baru mengirimkan aku paket sebagai balasan karena hadiah hari Natal.
Setelah empat tahun perkenalan kita,aku tamat kuliah dan dia sudah mulai bekerja.Jarak usia kita hanya berjarak dua tahun.Aku mulai berpindah ke kota.Dan jarak diantara kitai menjadi semakin dekat.Saat ulangtahun dia yang ke dua puluh dua, akhirnya aku beranikan diri untuk bertemu dengannya secara semuka.Oh,aku terlupa memberitahu namanya.Namanya Danny Dominic.Aku memanggilnya DD karena merasakan nama itu amatlah akrab.Apalagi kita sudah saling kenal selama empat tahun.
Setelah ulangtahun DD,kita dengan resminya menjadi pacaran.Sejak itu aku mulai mengenal siapa dirinya, teman-temannya,mantan-mantannya🤣(ah,aku merasa cemburu jika dia bercerita masa lalunya kepadaku.Apa dayaku,masa lalu tetap masa lalu.Abaikan saja apa yang pernah dia katakan sebelumnya.Bisa membuat moodku menjadi tidak baik sepanjang hari)dan juga keluarganya.
Memori terakhir yang aku ingat disaat aku meraikan hari Natal dengannya,aku mengatakan akan berpindah lagi ke kota sebelah untuk mengikuti keluarga ku.Dengan sedihnya dia mengatakan dia tidak mau berpisah denganku.Setelah beberapa bulan aku dan berpindah,dia mulai mengabaikan setiap panggilan dan pesanan dari ku.
Ternyata hari terakhir di hari Natal itu merupakan hari terakhir dia mengakhiri hubungan kami.Sehingga kini aku tidak tau apa alasannya memutuskan hubungan secara sepihak tanpa mengatakan yang sebenarnya kepadaku.
Aku sungguh hancur.Karena dia membuatkan hatiku benar-benar terluka.Tanpa alasan yang jelas,dia meninggalkan aku tanpa sepatah kata.Hati Natal keempat tahun,hari terakhir dari hubungan kita yang selama ini hangat dan kini telah menjadi dingin.Sedingin musim dingin yang datang setiap bulan Desember.
"Merry Christmas"
Hohohoho🎉🧙🌲☃️⛄❄️❄️