Mentari di kenal sebagai anak yang nakal dan pembangkang,bahkan tangannya suka mengambil barang milik orang lain, seorangpun tak mampu menyadarkan anak usia 10 tahun itu,
Kala itu,mentari mendapat siksaan dari kakeknya atas kenakalan yang dia lakukan karena telah mencuri di salah satu warung di kampungnya,
"Ampun ke,ampun"
Tangisan mentari tidak di hiraukan kakeknya yang saat itu sedang kalut akan kemarahannya menghadapi perilaku nakal cucunya itu,
Ibu mentari pergi bekerja ke Singapura menjadi seorang TKW,pulang hanya 3tahun sekali ,itupun hanya untuk beberapa hari,
Maka tak heran jika mentari jauh dari kasih sayang orangtua,
Kakek mentari memutuskan untuk mengirim mentari ke sebuah asrama,berharap mentari akan berubah menjadi lebih baik,
....
Kini mentari sudah resmi menjadi salah seorang santriwati putri,tidak lupa kakeknya menitipkan mentari kepada pengurus asrama agar di berikan didikan yang bisa merubah perilaku buruknya,
Dan astaga,,, bukan nya semakin baik,mentari justru menjadi semakin brutal,
Mentari semakin sering mengambil barang milik teman-teman asramanya,bahkan tak segan dia berkata kasar kepada teman-teman dan orang yang tua dari dirinya,
kesehariannya yang jorok,malas mandi dan kasar,membuat mentari tidak mempunyai seorang teman,bahkan yang satu kamar dengannya pun menjaga jarak darinya,
Tak terhitung sudah berapa kali mentari di panggil pengurus untuk menegurnya dan akan di pulangkan kembali ke kakeknya,namun mentari tidak mau di pulangkan,dia selalu menangis tatkala pengurus menegurnya jika dia melakukan kesalahan lagi,maka dia akan di pulangkan lagi ke rumah kakeknya,
Tentunya mentari tidak ingin di pulangkan,karena di rumah dia hanya mendapatkan siksaan dari kakeknya,
Memang kasihan mentari,
Bocah 10 tahun,yang seharusnya mendapat kasih sayang dan perhatian orangtua,justru malah mendapat siksaan dari kakeknya,
Mentari sangat rindu dengan ibunya,dia sangat menyayangi ibunya,dan dia berharap bisa berkumpul dengan ibunya,namun itu mustahil,
Kehidupan perekonomian mentari memang tercukupi,namun perhatian yang harus dia dapati,tidak sama sekali dia rasakan,
Suatu hari salah seorang pengurus santri yang bernama melita mencoba menggeledah isi lemari mentari,
Dia menemukan sebuah buku diary dalam lemari itu,
Karena penasaran,dirinya membuka lembaran diary milik mentari,
"Dear diary
Aku tau aku anak nakal,tapi aku sangat menyayangi ibuku, aku berjanji padamu Tuhan aku tidak akan pernah berhenti mencuri sebelum aku bertemu dengan ayahku"
Tulisan mentari begitu membuat hati ka melita terkejut sedih mengingat nasib mentari yang mencari ayahnya,
Saat ka melita menyimpan kembali buku diary itu,tiba-tiba mentari datang dan terkejut melihat ma melita ada di depan lemarinya,
Terlihat ka melita sedang menyeka air matanya,
mentari pun menghampiri ka melita yang terlihat sedih,
"Ka melita kenapa?"
Tiba-tiba tubuh ka melita memeluk erat mentari dengan penuh kasih sayang,
Baru kali ini mentari merasakan pelukan dari seseorang,bahkan ibu yang dia sayangi pun belum pernah memeluknya sekerat dan sehangat pelukan ka melita,
"Mentari, kamu begitu sayang dengan ibumu kan?"
Pertanyaan ka melita membuat mentari terkejut dan bertanya apa yang terjadi dengannya,
"Nak,jika kamu memang menyayangi ibumu,maka kamu harus menjadi anak yang hebat,anak yang soleh,agar kamu bisa mendoakan ibumu,agar kamu bisa membuat bangga ibumu,dan dengan kemampuanmu,maka kamu nanti akan bisa menemukan ayahmu"
Air mata mentari menetes di pipinya,dia tak menyangka akan ada orang yang sayang pada dirinya,yang memberikan nasihat baik kepadanya tanpa ada siksaan dan bahasa kasar yang selalu dia dapatkan sebelumnya,
Mentari memang terlahir dari hubungan haram ibunya dengan pacar nya dulu,namun pacar ibunya kabur tidak mau bertanggung jawab,itu sebabnya untuk menghindari cemoohan dan hinaan dari sekitar, ibu mentari pergi meninggalkan negara nya untuk bekerja dan menghidupi buah hati hasil hubungannya dengan laki-laki yang meninggalkannya,
Mentari mengetahui semua itu dari kakeknya,,maka sudah biasa jika mentari mendapat hinaan sebagai anak haram dari kakeknya,
Karena nasihat yang di berikan ka melita kepada mentari tempo itu,perlahan kini mentari berubah menjadi sosok yang baik,dan penurut,
Dia perlahan meninggalkan kebiasaan buruk mencurinya,
Dan karena nasihat ka melita juga,mentari kini bertekad untuk membuat bangga ibunya agar bisa mencari keberadaan ayahnya.
Dimana kau ayah.
tamat