Hai Namaku Miya, aku hobinya sih nyanyi tapi suaraku itu jelek dan cempreng. aku selalu di permalukan banya orang² setiap aku benyanyi aku selalu kesal bukan hanya kseal tetapi juga sedih mendengar komentar² mereka tentang suaraku yg jelek dan cempreng ini. Tetapi aku tak pernah putus asa tidak ada namanya putus asa bagi miya, aku mengikuti banyak les nyanyi dan perlombaan menyanyi. aku selalu kalah dalam pertandingan menyanyi tetapi aku selalu belajar agar suaraku indah tetapi...... suaraku masih tetapi gitu aja.
aku mulai putus asa karenanya, apa yg dibilang oleh teman² ku itu benar adanya suaraku cempreng dan jelek tidak merdu kaya siva. iya kadang aku ingin meniru suaranya tetapi sama saja tidak berhasil aku bingung dengan diriku "apakah aku salah kalau aku bernyanyi?" aku selalu bertanya itu kepada yg maha kuasa. dan wel.... aku gak bisa benyanyi lagi aku malas benyanyi aku malasa ikut lomba dan aku malas pergi les menyanyi karena aku sudah putus asa karenanya.
aku pergi ke suatu tempat dimana tempat sepi yg bisa merenungkan dan memikirkan jawaban pertanyaan yg selalu aku tanyakan kepada Yg Maha Kuasa, "ahhh....... kenapa sih!.... aku gak merdu suaranya!..... ahhhhhh....." lalu aku berfikir aku berteriak merdu lalu aku mencoba untuk menyanyi lagi dan suara ku jadi lebih bagus dari pada suara ku sebelumya yg cempreng dn jelek ketika aku pulang ke rumah aku melihat poster yg menempep di tiang dekat rumah ku lalu baku melihatnya dan itu adalah sebuah kempetisi bernayayi di sekolah aku segera membuka HP ku untuk mendaftarkan diriku.
dan ketika disekolah aku di lihat oleh banyak orang karena kenapa aku ikutan kompetisi tersebut? "weh kenapa dia ikutan kompetisi nya ya kan suaranya jelek dan cempreng lagi" kata orang-orang di sekitar ku berbicara sambil berbisik. aku hanya mendiamkan ya saja aku tidak berbicara karena aku tau inilah rintangan ku yg harus ku lewati sebelum bernyanyi. lalu seseorang datang dan berbicara kepadaku "lah kenapa kamu ikutan kan suara kamu jelek dan cempreng nanti malu nangis lagi!". aku hanya bisa dimakan saja dan aku hanya bisa menahan sabar ketika gilairanku untuk nyanyi di atas panggung aku pun mengajarkan mataku dan menarik nafasku lalu menghembuskanya.
ketika musik telah di putar aku pun mulai menyanyi sesuai dengan iringan musik 🎤🎼🎶🎤🎼, orang² pun hanya bisa melitot betapa merdunya suaraku ketika ku benyanyi di atas panggung dan mereka merasa aku adalah seorang idola penyanyi yg hebat dan keren. mereka meminta maaf atas semua omongan mereka yang membuat aku sakit hati.
#karyabarukemarin
#[ Game ] Jika Aku Menjadi Idola