Di suatu sekolah pedang samurai dimana sekolah itu terkenal akan kemegahan pedang samurai nya yg sangat banyak dan malah sehingga di sana banyak sekali yg ingin mendaftarkan diri nya ke sekolah saana dimana sekolah itu sekolah terbaik dan bisa dijuluki sebagai Sekolah samurai ajaib oleh orang-orang.
Diaz adalah anak seorang pengusaha yg hebat dia selalu di sukai banyak perempuan² di sekolah tersebut bukan hanya itu saja tetap ia juga tampan.
Dan diyan adalah anak yg sangat tampan tetapi sayangnya ia tidak mampu berlatih dia selalu gagal dalam pertempuran pedang samurai.
Ketika pengumuman di sekolah dimana semua murid laki-laki harus berkumpul di lapangan sekolah untuk memberikan penereus pedang samurai dari dulu sampai sekarang.
" Semuanya saya akan memberikan oedang samurai ajaib ini tetapi kalian akan memegang pedang ini jika pedang yg saya berikan kepada kalian bersina kalian adalah penerus dari pedang ajab ini " Kata master ken
" Baik master " Jawab siswa² sambil kegirangan
" Aku pasti yg akan menjadi penerus pedang itu " Kata diaz dalam hati sambil tersenyum licik
" pasti aku gak bakal bisa meneruskan usaha karena aku selalu gagal dalam pertempuran pedang " kata diyan dalam hatinya
Satu persatu siswa² memegang pedang tersebut tetapi tetap saja tidak ada yg 1 pun siswa yg berhasil.
Ketika pedang itu di pegang oleh diaz
" Ini kenapa ko pedang dari tadi gak bersinar sih " Tanya Dias dalam hatinya
" Idak ada yg terjadi? " Kata master tersebut
Ia pun memindahkan pedang tersebut ke tangan diyan tiba-tiba pedang itu bersinar, semua orang melihat di diyan dengan tatapan tak berkedip.
" Nak kamu yg akan menjadi penerus pedang samurai ajaib ini nak" Kata master kepada diyan
" A... A.. Ku.. " Jawab diyan tak menyangkal
" Iya nak " Jawab master Sambil tersenyum bahagia
" Tidak mungkin dia yg master yg menjadi penerus pedang samurai ajaib ini! " Tanya diaz dengan anada tinggi
" Sudah diyan adalah penerusnya meski ia tidak pintar dan selalu gagal dalam pertempuran pedang samurai tetapi ia yg memilikinya " Jawab master kenn dengan tegas
" Baik lah " Kata diaz sambil melemas
" Selamat ya diyan " Kata diaz sambil tersenyum
" Iya.. . " Kata diaz dengan senang
Jangan lupa like dan komen agar bisa memperbaiki hal yg salah dalam karangan cerpennya