Di tepi danau seorang gadis cantik berambut pendek bermata biru, namun sayang gadis itu bisu, gadis itu bernama Tasya.
" mengapa aku dilahirkan bisu " sesal Tasya dalam hati
Tiba tiba datang seorang anak laki laki datang dan menghampiri Tasya
" hai " sapa Rizal anak laki laki tadi
Namun Tasya tak menjawab ia hanya melambaikan tangannya tanda hai juga
Awalnya Rizal tak mengerti namun setelah itu ia paham kalau Tasya bisu
" kamu gak bisa ngomong ya?" tanya Rizal
Tasya mengangguk dengan sedih, dan Tasya juga sadar bahwa Rizal adalah idola di sekolahnya
Sejak saat itu mereka menjadi sahabat
Hingga suatu hari
" hei kamu bisu " panggil siswi yang bernama Safira
Safira adalah siswi tercantik di sekolah
Tasya menghampiri Safira
" hei kamu ingat ya kamu gak pantas dekat sama Rizal apalagi sahabatan sama dia, kamu itu bisu gak pantas sama Rizal " peringat Safira sambil pergi menjauh
Tasya sadar akan dirinya yang bisu namun ia tak akan menyerah ia bertekad akan mendapatkan hati Rizal
" aku harus bisa dapatin hati Rizal, dan aku bakal buktiin kalau aku pantas " tekad Tasya dalam hati
" hai Sya kamu lagi ngapain? " tanya Rizal
Tasya sedang menulis sesuatu di buku
Ia menulis
"Aku lagi nungguin kamu Zal "
" oh, ya udah kita ke kantin yuk beli sarapan " ajak Rizal
Tasya mengangguk tanda setuju
Mereka berjalan menuju kantin
namun Safira datang dan dengan sengaja menabrak Tasya yang sedang makan hingga makanan terjatuh menumpahi seragam Tasya
" ups, aku tidak sengaja maaf ya " kata Safira tak bersalah
" Safira kamu apa apaan sih " marah Rizal
" kan aku udah bilang maaf tapi gak dibalas " kata Safira
" oh, iya kan Tasya gak bisu jadi gak mungkin jawab hahahaha" ejek Safira sambil pergi meninggalkan mereka berdua
Rizal langsung mengambil sapu tangan dari tasnya dan memberikannya kepada Tasya
" nih kamu pakai aja buat bersihin seragammu " kata Rizal menawarkan
Tasya mengambil dan membersikan seragam miliknya yang kotor
Mereka tetap bersahabat hingga kuliah namun ternyata ada Safira yang satu kampus dengan mereka
" eh, ketemu lagi sama si bisu " ejek Safira
" mana Rizal pelindungmu itu? " tanya Safira
Tiba tiba Rizal datang
" aku disini, ngapain cari aku " jawab Rizal
" kamu disini juga sayangku Rizal " kata Safira dengan nada lembut
" sejak kapan kamu panggil aku sayang? " tanya Rizal
" dan sejak kapan juga kita jadian " tanya Rizal lagi
" kan aku udah pernah bilang ke kamu kalau aku suka sama kamu " jawab Safira
" kapan? " tanya Rizal
" pas kita masih smp " jawab Safira dengan wajah polos
" aku udah jadian sama Tasya sejak kita sma, jadi kamu gak usah panggil aku sayang " kata Rizal sambil memeluk Tasya
Tasya terdiam dan berpikir kapan Rizal mengucapkan cinta padanya, setelah Safira pergi Rizal langsung meminta maaf kepada Tasya
" maaf ya Sya aku tadi sengaja bikin dia marah supaya dia gak ganggu kita lagi" kata Rizal
Di buku Tasya menulis sesuatu yang berbunyi
" gak apa apa kok Zal, aku malah senang punya sahabat kayak kamu " tulis Tasya
" ya udah ayo kita ke kantin aja biar gak laper " ajak Rizal
Di kantin
" kamu mau makan apa Sya? " tanya Rizal
Tasya menulis kata kata di buku
" sama kayak kamu aja Zal " tulis Tasya
" ya udah aku beli nasi goreng pakai telur tambah sosis ya " pesan Rizal
Setelah makan mereka berdua pergi ke taman
Rizal tak dapat menahan diri lagi
" kalau hubungan kita lebih dari sahabat mau gak? " tanya Rizal
Tasya langsung mengerti bahwa Rizal memberi isyarat
" kamu mungkin bingung tapi kamu bisa jawab kapan saja " kata Rizal
Beberapa hari kemudian
Tasya pergi keluar negeri untuk operasi agar ia bisa berbicara lagi. Rizal yang mendengar hal itu senang bercampur sedih
Beberapa bulan kemudian
" hai Zal, kamu masih ingat aku gak? " panggil Tasya
" kamu.... Kamu Tasya " kata Rizal kaget
" iya, kamu masih ingat kan " kata Tasya
Tiba tiba Safira datang dan menghampiri Rizal
" oh, kamu balik lagi ya si bisu " kata Safira pedas
" kamu " geram Rizal namun Tasya mencegah dan mengedipkan mata
" ya ampun kamu makin sukses ya biasanya kan bawa buku kok sekarang
gak " kata Safira
" aku sekarang udah jadian sama Rizal jadi Rizal lebih milih aku ketimbang si bisu " ejek Safira
kata kata Safira membuat hati Rizal semakin panas namun mereka tetap diam
Setelah lama Safira mengejek Tasya akhirnya Tasya angkat bicara
" Safira kita udah lama gak ketemu ya " kata Tasya
" kamu juga makin cantik dan pedas ya omongannya " tambah Tasya
Safira kaget mendengar Tasya bicara
Lalu pergi meninggalkan mereka
" dan untuk pertanyaan kamu aku jawab iya " kata Tasya
Mereka berdua berpelukan ditepi danau seperti dulu awal mereka bertemu