Buka dulu topengmu
Biar kulihat wajahmu
Siapa engkau sebenarnya.
Orang yang aku cintai tapi menyakiti
Orang yang aku harapkan tapi melukakan
…..
Linda duduk tepekur di pinggir tempat tidurnya, merenungi segala yang telah terjadi di antara dia, Ray suaminya, dan Fani sahabat dekatnya. Air mata tak terasa mengambang di mata indahnya lalu menganak sungai jatuh ke pipinya yang halus.
Sungguh tak diduga suami yang sangat dicintai, yang telah memperlakukannya demikian lembut dan penuh kasih selama bertahun-tahun pernikahan, tega membuat hatinya luka. Ray, lelaki tampan yang dulu mengejar-ngejar untuk mendapatkan cintanya, kini dengan tanpa perasaan tiba-tiba meninggalkan luka yang sangat dalam.
Tadi pagi tanpa sengaja Linda menemukan struk belanja di saku celana Ray.
“Apa ini? Sejak kapan Mas Ray pergi berbelanja sendiri?” pikir Linda sambil menatap secarik kertas yang ada di tangannya, “Perawatan wajah dan tubuh?” pikirnya lagi, siapa yang pergi ke salon untuk melakukan perawatan wajah dan tubuh bersama Mas Ray? Aku harus mencari tahu.”
Linda segera mengambil gawainya hendak menghubungi Ray.
Tuuutt…. Tuuutt…. Nada dering gawai Ray terdengar di sekitar Linda.
Sambil celingukan Linda mencari-cari sumber suara. Dan… cathca!! Linda menemukannya tertindih bantal di atas tempat tidur.
Rupanya gawai Ray ketinggalan tadi ketika dia berangkat ke kantor. Segera diambilnya gawai itu. Ditimang-timang sejenak sebelum akhirnya dia mengetik password dan mulai membuka aplikasi yang ada di dalamnya.
Pertama, Linda membuka aplikasi whatsapp. Banyak nama di sana, dia scroll satu-satu.
Loh kok ada WA dari Fani? Ngapain Fani nge-chat Mas Ray?
Penasaran Linda membuka chat dari Fani.
[Mas jadi kita makan malam ini?]
[Jadi dong sayang, tunggu ya ❤]
Sayang? Mas Ray memanggil Fani dengan sebutan sayang? Ada apa ini? Tangan Linda mulai gemetar. Jantungnya berdebar keras. Seketika seluruh tubuhnya menjadi lemas.
Sekarang tangannya membuka galeri, dan…… berderet-deret foto Ray dan Fani yang mengumbar kemesraan! Bahkan ada foto ketika mereka di Bali. Apakah minggu lalu ketika Mas Ray ijin akan meeting di Bali dia pergi bersama Fani??
Linda tersungkur lunglai di pinggir tempat tidurnya.
….
Fani. Sahabat Linda sejak kecil, teman bermain di kampung dulu, bahkan orangtua mereka menyekolahkan mereka di sekolah yang sama, di kelas yang sama, dan duduk di meja yang sama. Ibarat pinang di belah dua tidak pernah terpisahkan. Hingga ketika Linda berangkat kuliah ke kota, Fani harus melambaikan tangan tanda perpisahan karena orangtuanya tak sanggup untuk membiayai kuliahnya.
Tahun kedua kuliah, Linda mendapat berita kalau Fani menikah dengan Watno teman mereka satu kampung. Kemudian Fani dibawa merantau ke pulau Sumatera. Sejak itu mereka lose contact. Hingga sekitar enam bulan yang lalu tanpa sengaja Linda bertemu kembali dengan Fani di sebuah supermarket.
Sungguh kebahagiaan yang tak terperi saat itu karena dapat bersua kembali dengan sahabat yang lama tidak bertemu. Mereka melepas rindu dengan berbincang di sebuah café. Merasa kurang cukup waktu untuk melepas rindu, Linda mengajak Fani ke rumahnya.
Demikianlah Linda kembali menemukan keceriaan masa lalunya bersama Fani, pergi makan bersama, jalan bersama, ke salon, ke pasar dan nonton bersama. Tentu dengan sepengetahuan Ray suaminya.
Tapi sekarang, tiba-tiba dia menemukan kenyataan kalau Ray dan Fani memiliki hubungan spesial di belakangnya. Bagaimana ini bisa terjadi?!
Bagaimana Ray dan Fani bisa menyembunyikan hubungan itu dengan sangat rapat dan rapi di depannya?
Tuhan bagaimana mungkin orang yang selama ini aku cintai dan orang yang selama ini aku percaya mereka menikung menusuk di belakangku? Linda menjerit!
Tak henti Linda meneteskan air mata, hatinya sungguh terluka. Sakit sekali!
“Fani, kurang baik apa aku sama kamu Fan? Teganya kamu mengambil milikku?”
“Mas Ray, kukira kamu mencintaiku, tapi nyatanya…..”
Apa yang harus aku lakukan Tuhan? Apa?
Linda masih duduk di tempatnya semula hingga kegelapan menyelimuti tubuhnya.
.......
Nopember 2021
Simple Hayati