Judul ini cukup rumit bagi otak ku, aku benar-benar tidak tahu lagi apa yang harus aku buat dalam judul ini, namun ini menjadi sesuatu yang sangat rumit bagi ku.
Entah yang mana yang lebih rumit, menaklukkan dia atau labirin cermin ini, sepertinya tidak jauh beda, sama-sama butuh perjuangan, inilah kisah di mana seorang lelaki yang ditantang oleh pacarnya, untuk mencari dirinya di sebuah labirin cermin itu, jika lelaki itu berhasil menemukan si perempuan itu, maka si perempuan itu akan menerima lamarannya yang kini sedang di perjuangkan lelakinya.
Memang sangat sulit ya untuk mendapatkan gadis tersebut, namun ini adalah tindakan yang cukup menyerukan, seorang wanita itu kan ratu, ratu itu kan sangat susah sekali bergaul, dan juga seorang putri mempunyai kawal yang banyak, jadi sesulit apapun lelaki itu tantangan nya, jika seorang lelakinya benar-benar tulus mencintainya, tantangan yang sulit saja akan ia terobos meski akan menyakiti dirinya.
Tapi seorang perempuan juga bukan hanya meminta, dia melakukan hal itu untuk mencari tahu, apakah lelaki yang selama ini bersamanya bener-bener mencintai atau hanya sebatas permainan saja.
Seorang perempuan butuh imam yang bertanggung jawab, serta bisa membawa dan mengajari kita arti kekeluargaan dan kebersamaan, tugas lelaki bukan hanya mencari nafkah atau hanya sebagai kepala keluarga, tugas seorang suami juga harus bisa mengajarkan dan mendidik seorang istri sekaligus anak untuk sampai menuju syurga nya Allah.
Makanya, jangan salahkan wanita jika dia menyebalkan pada pasangannya, dia hanya ingin membuktikan, apakah dirimu tulus padanya atau hanya sebatas mainan saja.
Kartika Putri adalah wanita yang kini memberi tantangan pada pasangannya yang bernama Denis, ketika Denis baru saja sampai di rumahnya Kartika, dan membawa sebuah cincin bertanda kan serius, Kartika terharu melihat, namun ada sedikit ragu yang membuat dirinya canggung untuk menerima cincin itu.
Segera lah Kartika berbicara.
"Tunggu Denis, aku merasakan ragu dalam hatiku, apakah aku boleh meminta sesuatu padamu!!" Ucap Kartika menatap Denis yang sudah bersiap ingin memasangkan cincin itu di hadapannya.
Denis yang sudah yakin dengan hatinya ia hanya membalas dengan anggukan dan tersenyuman.
"Ikutlah aku!!" Sambil menarik tangan Denis dan pergi ke sebuah labirin kaca, Denis melihatnya sedikit bingung ia hanya menatap labirin itu dan sesekali melirik Kartika.
"Kamu tahu ini apa!?" Tanya Kartika, lalu Denis pun menjawabnya.
"Tentu saja, ini sebuah labirin kaca, apa yang akan kau lakukan dengan labirin kaca ini!!?" Tanya balik Denis, lalu Kartika tersenyum dan melirik labirin tersebut.
"Banyak orang yang mengeluh saat masuk labirin cermin ini, mereka kesusahan mencari jalan keluar, pertanyaan ku, [Melirik Denis], apakah kamu berani masuk labirin ini demi aku?? mencari jalan keluar dan melakukan pemasangan cincin itu ketika kamu sudah mendapatkan jalan keluar, nanti aku akan menunggumu di luar sampai kau benar-benar berhasil, apakah kamu mau!?" kembali bertanya, lalu Denis sedikit merasa berat menerima tantangan itu, namun demi seseorang wanita yang akan menjadi masa depannya, dia menerimanya dengan tulus dan akan berusaha untuk menemukan jalan keluar dari labirin yang penuh tantangan ini, Denis menatap Kartika dan tersenyum, lalu ia menjawabnya.
"Jujur Tantangan ini sangat sulit bagiku, tapi demi kamu masa depanku. aku akan menerima tantangan mu dengan tulus dan akan mencari jalan keluar itu sampai aku berhasil memasangkan cincin ini di jari manis mu" Ucap Denis membuat Kartika sedikit tidak tega, namun ini adalah sebuah tantangan untuk mencari tahu apakah Denis benar-benar tulus mencintainya atau tidak.
"Kamu yakin menerima tantangan ini!!"
"Tentu saja aku yakin" Jawab cepat Denis benar-benar yakin.
"Kalo begitu akan menunggumu di finish itu, aku do'akan semoga kamu dengan mudah melewati labirin cermin itu. Semangat 💪🤗"
Ucapan semangat itu membaut Denis semakin semangat dan segera masuk kedalam labirin cermin itu.
.
.
.
.
Sesuatu yang sulit akan menjadi mudah kalo kita yakin dan tulus menerimanya, semoga saja cobaan yang sedang kita hadapi menjadi jalan untuk menuju mimpi kita😊.
Jadi tetaplah semangat dan bersabar, meminta kepada Allah untuk di lapangkan kesabaran dan ketakwaan.