Apa yang kau lakukan jika pacarmu datang kembali dan memohon untuk balikan denganmu? Ya.. itulah yang dialami dan dirasakan oleh Fanya, gadis panti asuhan yang dibuang orang tua kandungnya sendiri.
Saat ini, Fanya adalah seorang manager di Perusahaan AX. Karena bakatnya dan keahliannya, jabatannya dinaikan menjadi manager. Fanya juga mempunyai banyak teman saat ia bekerja di Perusahaan AX.
Selain karena keahlian dan kepintarannya, sikap ramah tamah nya pada semua orang membuat dirinya disukai dan populer di kantornya.
Hari itu, telah dibuka lapangan kerja bagi semua orang. Banyak lelaki yang melamar kerja di Perusahaan AX. Saat ini, Fanya yang sudah berpengalaman juga dibutuhkan untuk mengecek hasil laporan para pelamar kerja.
"Berikutnya!" panggil Fanya.
Pria dengan baju berantakan berlari ke arah Fanya, dokumen-dokumen yang ia bawa juga banyak yang berjatuhan.
"Hoshh hoshh" pria itu terengah-engah.
"Sikap macam apa ini yang kau lakukan, hum?" tanya Fanya dengan santai, tapi menusuk hati.
"Ma..maaf, saya tidak sengaja" ucap si pria menunduk.
"Angkat kepalamu!" Ucap Fanya.
Pria itu mengangkat kepalanya.
DEGGG....
Baik Fanya, maupun pria itu jantungnya berdetak kencang saat bertatapan. Kenapa? Karena, ternyata pria itu adalah mantan Fanya saat ia kuliah dulu.
"Rezi?" kaget Fanya.
"Fanya?" Ucap Rezi berbarengan dengan Fanya.
Fanya yang muak melihat Rezi, menyuruhnya keluar dan menolak lamaran kerjanya.
"Ta..tapi Fan..." ujar Rezi terbata-bata.
"Jangan panggil nama gue, gak sudi!" Kesal Fanya.
Sebenarnya...apa yang dilakukan Rezi sehingga melihatnya saja, Fanya merasa ingin muntah?
Dulu, saat Fanya masih kuliah, ia berpacaran dengan Rezi. Tetapi...satu tahun setelah mereka berpacaran, tepatnya saat hari Anniversary mereka yang pertama, Rezi justru selingkuh dan berpacaran dengan wanita lain. Ia bahkan menolak dan menuduh Fanya dengan segala fitnah agar hubungan nya dan selingkuhannya tidak mendapat gosip apapun. Itu juga membuat Fanya di keluarkan dari sekolah, juga keluarganya yang membuang Fanya ke panti asuhan.
"GUE BILANG KELUAR GAK!" teriak Fanya yang sudah kesal pada Rezi.
Rezi menangis dan mencium punggung tangan Fanya.
"Fan, gue mohon...balikan ya.. gue janji, janji sejanji janjinya akan setia dan gak akan ninggalin Lo!" ucap Rezi di sela tangisnya.
"Ha..ha..ha.." Fanya tertawa konyol.
"Orang gila, gajelas!" hina Fanya.
Hinaan nya saat ini, tidak seberapa dengan hinaan saat ia diputusi dulu. Fitnah dan gosip yang membuat harga dirinya ternodai akibat ulah Rezi dan selingkuhannya, akan ia ingat dan tidak akan pernah ia maafkan.
"Fanya, kenapa Lo kayak gitu? Bukannya...dulu kamu cinta aku?" tanya Rezi.
"Heh, aku yang dulu terlalu bodoh mencintai mu" Fanya tersenyum sinis.
"KELUAR GAK?!" Fanya tambah marah dan mendorong Rezi.
Rezi keluar dari ruangan Fanya, ia menangis dan mengadukan nasibnya tadi seperti halnya anak bayi dan sedang merengek. Para karyawan disana pun jijik melihatnya.
Rezi kembali ke ruangan Fanya dan memohon. Hanya satu-satunya cara saat ini untuk mengubah nasib buruknya, yaitu meminta pertolongan Fanya.
"Gue mohon, balikan yah..." Ucap Rezi.
Fanya tersenyum sinis, "gue udah punya suami!" ucap Fanya.
"Ha...jangan bercanda!" tegas Rezi.
Fanya yang sudah muak menelepon suaminya, dan hasilnya..
"Pagi pak..pagi pak.." semua orang diluar ruangan menyapa pria tampan dengan jas hitam lengkap sambil membungkuk hormat.
Krekk.
"Istriku.." panggil pria itu pada Fanya.
Fanya menghampiri pria terhormat tadi, dan memeluknya.
"Padahal baru tadi aku telepon lho, cepat banget" ucap Fanya.
"Iya dong, apa yang enggak buat Fanya cantik? Dan lagi, tadi aku juga kebetulan lewat sini kok" pria itu tersenyum.
JEDERRR...
Seperti petir yang menyambar di jantung Rezi, ia tidak menyangka bahwa mantan kekasihnya itu sudah menikah, dan...SUAMINYA SEORANG CEO?????!!!!
"Kau sudah tahu kan? Pergilah, dan jangan kembali lagi" ucap Fanya untuk yang terakhir kalinya pada mantan kekasih nya itu.