hai namaku Luna, aku adalah anak gadis setengah kucing. mungkin aneh jika manusia mempunyai telinga kucing dan karena alasan itu mengapa aku selalu memakai jaket ketika bersekolah
" Luna, sini " panggil Dewi
" ada apa Wi? "tanyaku
" kamu kenapa sih ke mana aja pakai jaket memang gak panas ya? " tanya Dewi
" karena ini jaket yang diberikan oleh nenekku " ucapku berbohong
" ini, aku kasih kamu undangan ke pestaku datang ya" kata Dewi sambil memberiku sebuah undangan
" tapi Wi aku ada acara keluarga nanti malam " jawabku berbohong lagi
" ok, gak apa apa kok, memang keluarga no 1 " kata Dewi
" makasih ya udah ngertiin aku " ucapku
" ya udah aku pulang dulu ya, mau persiapkan pesta nanti " kata Dewi sambil berjalan pulang
sesampainya di rumah Luna
" sebenarnya aku gak enak nolak undanganya, tapi kalau aku terima terus aku masa kesana pakai jaket " gumanku
" Luna kamu udah pulang ya " kata ibu yang berdiri didepan pintu
" iya bu Luna udah pulang" jawabku
" bu, Luna mau tanya boleh gak Luna pergi kepestanya Dewi? " tanyaku
" sebenarnya bisa sih tapi " ibu tak melanjutkan kata katanya
" tapi kenapa bu " tanyaku lagi penasaran
" tapi kamu bilang kalau kamu pakai kostum kucing " jawab ibu
" setuju bu, terima kasih ya bu " kataku gembira
Luna pun kepesta Dewi dengan memakai gaun berwarna hitam, sepatu hitam, dan lainnya pun berwarna hitam
" Dewi.... Dewi.... Dewi... " panggilku
" iya sebentar aku datang " terdengar suara Dewi dari dalam rumah
" kamu datang Na " kata Dewi
" iya, tapi aku pakai kostum kucing lho " ucapku
" gak apa apa, kan ini pesta kostum " jawab Dewi
saat Luna masuk semua memandang Luna, seakan Luna adalah putri
" hei, nama kamu siapa " tanya Roni teman Dewi
" namaku Luna, namamu sendiri siapa? " tanyaku balik
" namaku Roni, kamu cantik pakai gaun itu " kagum Roni
" biasa aja kok " kataku malu
" lho memang bener kamu cantik banget " kata Roni
" kalau kamu mau jadi pacar aku, aku janji bakal bahagia punya istri cantik " kata Roni malu
" aku mau kok " kataku, aku tak ingat jika aku adalah siluman
besoknya di taman
" hai Luna kamu kenapa pakai jaket kan panas panas gini " tanya Roni
" eh, anu jaket ini adalah pemberian nenekku " kataku berbohong
" ok, aku maklumin " kata Roni
hari hari berikutnya sudah berlalu dan Luna bertekad memberitahu rahasianya
" Ni, aku mau ngomong " kataku serius
" ngomong apa, ngomong aja " kata Roni
" sebenarnya aku ini manusia siluman, aku siluman setengah kucing " kataku sambil membuka jaket
" kamu " kaget Roni
tapi Roni sebenarnya tidak takut melainkan kagum karena Luna yang membuka jaketnya di bawah sinar bulan
" aku mau terima kamu apa adanya " kata Roni yakin
" terima kasih Ron " kataku
mereka berdua pun menikah dan mempunyai sepasang gadis kembar
TAMAT
dan cerpen berikutnya yang berjudul 'si kembar yang imut' tokoh utamanya adalah anak dari Luna dan Roni, tunggu aja cerpennya terbit