Di sore hari yang cerah CLARISSA sedang membaca buku Novel kesukaan yang bertema perjodohan, ya kalo boleh jujur CLARISSA memang sangat menyukai Novel, dari buku sampai novel online dia suka, hanya satu tema cerita novel yang tidak disukai Risa yaitu cerita horor.
Bagi CLARISSA Cerita Novel sudah seperti makanan sehari-hari Risa ia akan membaca Berjam jam sampai lelah.
"Yaampun ini novel seru banget.... Author nya bener bener the best" decak kagum Risa dengan senyum mengembang "Ih kenapa pemeran utama pria bego banget sih...malah milih perempuan bekasan yang super murahan"lagi lagi Risa bersungut sebal
"Astaga inimah bikin aku darah tinggi udah tau diselingkuhin didepan mata masih aja bertahan...Cerai aja lah bego semua" Risa yang kesal dengan cerita yang menguras cukup tenaga dan suara Risa, ia lempar ponselnya dikasur king size milikinya
Ya.... itulah sehari hari nya kegiatan Risa membaca novel dengan waktu yang tidak ditentukan, marah marah Enggak Jelas, tiba tiba nangis, ketawa seperti orang gila dan selalu mengumpat kata kata kasar dilontarkan untuk pemeran novel, mungkin orang yang tidak mengenal Risa akan berpikir ia adalah gadis yang aneh bin gila' tapi itulah kesenangan tersendiri membaca novel.
"Non Risa" panggil seseorang yang tak lain pembantu terpercaya orang tua Risa
"Iya bi" sahut Risa dari dalam kamar
"Ayo non Risa makan terus mandi jangan mantengin hp sama buku terus non" ucap bibi
Kok bibi tau Risa Belum mandi
"Iyalah bibi tau bibi udah hafal betul non Risa...baca novel sampe enggak inget waktu" kata bibi dengan nada seperti menyindir
"Ih bibi nyindir ya...iya nih Risa mandi, nanti Risa keluar makan"
"Oke non"
MEJA MAKAN
"Non, Risa teh kapan kuliah nya?" tanya bibi sambil meletakkan mangkuk di meja
"Taun depan BII"
kenapa gak taun ini aja non
"Males, papah maksa terus buat ambil jurusan bisnis, dan aku mau mogok nyari ilmu bi biar papah bolehin aku ambil jurusan komikus"
"Oh"
Non bibi punya pertanyaan? kenapa non suka banget baca novel?"
"Ya seru aja gitu bi...nih membaca novel tuh menurut Rissa seperti kita mencoba zat nikotin yang akan bikin kecanduan" kata Rissa dengan nada sedramatis mungkin
bibi hanya mengangguk
"Kalo bibi mau baca sok silahkan... Risa bolehin diruang belajar banyak bii"
"iya neng"
kalo gitu Rissa pamit
Hayuuu ada yang sama kaya gue kagak
komen dong