Aku melihat sosok hitam di ujung jalan sana. Seolah cahaya tampak terserap dalam gulita yang membabi buta.
Tuk tuk tuk....
Suara langkah yang mendekat, membuatku ingin nekat. Napasku menggebu, mendahului pikirku yang buntu. Bulir keringat sudah lebih dulu memandikanku dalam rasa takut yang menyembur hingga ke ujung-ujung saraf.
Bukan, bukannya aku tak bisa lari. Hanya saja, aku baru menyadari bahwa, kakiku sudah tidak menjejak lagi!