Eva, dengan hanya melihat matanya membuat siapa saja teringat akan manis dan lembutnya marshmallow.Terbangun di sebuah kota yang tidak ia kenali dan mendapatkan keluarga baru yang sangat menyayangi nya. Hidupnya lembut selayaknya marshmallow. Hingga suatu ketika, langit terlihat berlubang-lubang. Ia takut sesuatu yang buruk akan menimpan dirinya dan keluarga nya.
***
"Apa ini suatu hukuman untuk ku? Kenapa harus kembali? Apa tidak bisa biarkan aku bahagia disana?"
.......
"Oh ayolah, jika kau memilih Itu kau akan kalah"
"Benarkah? Bagaimana dengan ini?" Eva mengangkat gelas plastik dengan percaya diri. Seakan tau apa yang ada di balik gelas plastik itu
Dan itu benar, tiga butir batu prisma merah ada di balik gelas plastik yang diangkat Eva.
"Aku rasa kita harus memainkan permainan ini tanpa batu prisma ini." Canda Maggie
"Dan juga dengan ini, ini akan membuat eva tidak akan mendengar gesekan batu batu itu" timpal Sammy sembari memasangkan earphone ke sepasang telinga Eva.
Eva, Maggie, dan Sammy. Mereka selalu memainkan permainan yang sama setiap kali mereka bertemu.Jika ditanya kenapa, itu karena mereka selalu ingin sekali mengalahkan Eva.
Sammy mengangkat tangan nya menyerah.
"Baiklah Eva, aku akui kau adalah Sang Ratu."
Kriett...
Pintu terbuka dua puluh tujuh derajat dan menampilkan wajah ibu Maggie seperti mengintruksi untuk melihat keluar.
***
Pemandangan luar yang mereka lihat membuat hati setiap orang akan gelisah. Atmosphere diatas sana terlihat berlubang!!
"Lihat!! bagaiamana itu bisa terjadi?"
"Ibu, apa sesuatu yang buruk terjadi?"
"Apa kita akan segera mati?"
Itulah yang orang-orang ucapkan setelah melihat sep- ah tidak! Itu terlihat ratusan lubang sebesar tomat melubangi atmosphere.