Mencintai dalam diam adalah pilihan terbijak bagi beberapa orang yang cukup sadar diri. Terkadang ketika melihat dirinya yang lebih segalanya dibandingkan dirimu, kita cukup tahu bahwa kita tak akan mungkin mencapai tingkatannya.
Mungkin istilah lainnya berbeda kasta? Dengan dirimu yang si upik abu dan dirinya yang bagaikan pangeran negeri dongeng, bagaimana mungkin cinta itu bisa bersambut?
Bahkan walau dirimu yang menganggapnya layaknya oksigen yang harus selalu dihirup setiap saat, apakah dirinya sama sepertimu? Tentu tidak bukan? Bahkan eksistensi dirimu saja tidak dia ketahui, lalu apa yang kau harapkan pada cinderella bisa terjadi padamu? Mimpimu ketinggian bung.
Dengan dirinya yang sangat terkenal, bahkan hingga petugas kebersihan pun mengenalnya, bagaimana mungkin dirimu yang seuprit itu bisa menarik perhatiannya dari hal-hal yang lebih menarik lainnya? Kurasa kau harus cukup sadar diri bukan?
Sebuah pepatah yang cocok untukmu hanyalah 'bagai pungguk yang merindukan bulan'. Benar bukan? Kau merindukannya hingga setiap tulang dan sendimu sakit, tetapi dia terlalu tinggi setinggi bulan yang tak akan pernah bisa kau gapai. Jadi cukup sakiti hatimu dengan mencintai dirinya dalam diam saja.
Karena rasa yang sudah terbentuk memang susah untuk dihilangkan.
FIN~~~