Naswa perwira adalah seorang gadis pendiam dan hidup dalam kegelapan. karena sebuah trauma yang menimpa keluarga nya ia pun menjadi seseorang yang menyendiri dan penuh akan dendam.
Di balik diam nya, ia mempunyai banyak rahasia dan satu tujuan yaitu balas dendam, karena keluarga nya telah di bantai oleh orang misteius, dan inilah kisah Nazwa.
_Nazwa perwira, Wanita penuh rahasia_
Di sekolah ternama jakarta, Nazwa tengah duduk di sebuah kursi panjang sambil memakan camilan snack nya. namun ketika ia tengah asik makan, tiba-tiba Jesi dengan sengaja menendang snack Nazwa sampai jatuh berantakan.
"Gimana si!, kalau makan tuh duduk yang benar!" teriak Jesi.
"Bagaimana mau benar!, orang miskin gak mungkin di ajarin attitude orang kaya kan haha" ejek Mia.
"Iya juga yak, udah miskin!, hidup sebatangkara pula haha" balas ejek Jesi.
Nazwa yang awal nya diam pun kini menjadi bringas dan langsung menarik kerah Mia dengan sekuat tenaga.
"Kalian kira gua diam ini gak bisa apa-apa?, dan kalian pikir gua beli snack itu pakai daun?" tanya Nazwa sambil menatap Mia dan Jesi bergantian.
"Le.. lepasin gua Naz, sorry Naz" ucap Mia memohon.
"Lu pikir setelah lu minta maaf rasa sakit yang kalian kasih ke gua bisa kalian bayar?, gak!" teriak Nazwa lalu menjatuhkan Mia dengan kasar hingga terluka.
"Dasar anak aneh!" teriak Jesi.
Nazwa pun hanya mengacuhkan makian Jesi dan pergi meninggalkan Jesi dan Mia yang kini tengah beranjak ke Uks.
Pulang sekolah pun tiba, Nazwa yang buru-buru pun tak sengaja menabrak Zidan. Zidan adalah siswa populer dan ter kaya di sekolah karena Ayah nya seorang pengusaha sukses di jakarta.
"Sorry" ucap Nazwa.
"No problem Naz, lu kenapa buru-buru gitu?" tanya Zidan.
"Bukan urusan lu" jawab Nazwa lalu mengambil tas nya yang jatuh.
"Naz, ayo gua cuma mau jadi teman lu aja gak lebih kok. jangan begini terus, gua tau rasanya hidup sendiri itu gua tau Naz" ucap Zidan.
"Lu gak tau rasanya hidup sendiri Zid, lu juga gak tau rasanya keluarga lu di bantai di depan lu. lu itu gak tau apa-apa, anak orang kaya gak mungkin bisa mengerti orang miskin" ucap Nazwa lalu pergi.
"Tapi gua sayang sama lu Naz, dan gua akan berikan warna dalam kegelapan itu" ucap batin Zidan.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Kini hari menjadi malam, Nazwa tengah bersiap memulai aksi nya yaitu balas dendam, ia memakai pakaian serba hitam dan penutup wajah . dan ia pun pergi ke sebuah club lalu memulai aksi nya tanpa jejak yang di tinggalkan.
"Dimana bos lu?" tanya Nazwa.
"Di.. didalam ruangan ini." jawab pria.
Lalu Nazwa pun membuat Pria itu pingsan dan masuk kedalam ruangan itu dengan paksa. di lihatnya pria paruh baya yang kekar dengan dua orang wanita penghibur tengah asik di ranjang namun harus di hentikan oleh Nazwa.
"Keluar lu berdua, atau kalian akan mati seperti dia yang akan gua bunuh" titah Nazwa.
Dua wanita itu pun langsung memakai pakaian mereka dan pergi meninggalkan bos club dengan penuh ketakutan, sedangkan bos clube yang hendak beranjak ketakutan pun harus di hadang oleh tubuh Nazwa hingga ia tidak dapat bergerak sedikit pun.
"Kenapa?, lu takut?" tanya Nazwa.
"Siapa lu?" tanya Bos club.
"Seorang anak yang tega lu pisahkan dari keluarga nya, ingat ketika lu membantai satu keluarga yang gak berdosa dan apa lu ingat bocah kecil yang dulu ketakutan karena ulah lu? apa lu ingat sekarang?" tanya Nazwa.
Bos club pun mencoba mengingat kembali apa yang di maksud oleh Nazwa, dan betapa takut nya ia saat masa lalu nya kini menghantui nya.
"Sekarang lu ingat?, dan apa lu ingat bagaimana lu melec*hkan Kakak gua hah?, begini!" teriak Nazwa sambil memborgol kedua tangan Bos clube dan meny*yat sedikit demi sedikit tubuh Bos clube sambil membekap mulut nya.
"Apa sakit rasa nya?, tapi sakit ini gak sebanding dengan rasa sakit Kakak." ucap Nazwa lalu beranjak dari atas kasur itu.
"Tolong ampuni gua, gua cuma di suruh" ucap Bos clube memohon.
"Siapa yang menyuruh lu?" tanya Nazwa.
"Pengusaha sukses jakarta, Ceo ternama di jakarta, Henri zidan khair. dia dalang di balik pembantaian ini dan gua cuma di bayar." teriak bos clube.
"Walau lu di bayar, tapi perbuatan lu sama saja seperti binatang. gak punya hati dan gak punya moral. lu pantas mati!" teriak Nazwa lalu menebas kepala Bos clube hingga terputus dan berceceran darah di kasur.
Setelah itu, Nazwa mengganti baju nya yang tadi serba hitam kini menjadi dress merah berpadu heals merah dengan rambut di gerai layak nya wanita malam, lalu pergi meninggalkan clube malam itu.
🍂🍂Pagi pun tiba🍂🍂
Berita kematian bos clube yang semalam Nazwa bunuh pun kini menajdi trending topik hangat pagi itu.
Semua orang membicarakan kejanggalan kasus bos clube dari ujung kanan hingga kiri, namun Nazwa berikaf biasa saja seolah memang tidak peduli dan tidak terjadi apa-apa.
"Gua sudah semakin dekat dengan tujuan gua, tunggu gua kepar*t" ucap batin Nazwa.
Bersambung..