Akan ada masanya. Masa di mana semua yang datang silih berganti. Datang dan pergi, datang pergi dan kembali, atau bahkan tidak ada sama sekali.
Semua berada dalam satu lingkaran, membentuk sebuah atmosfir yang mengelilingi bumi. Bumi adalah kita dan atmosfir adalah mereka.
Memerankan suatu peran, adalah suatu tugas yang memang harus diselesaikan hingga film itu selesai. Tamat, entah happy ataupun sad ending. Mengikuti arahan sutradara sudah menjadi seharusnya.
Kata–kata "rolling action" selalu diucapnya untuk memulai sebuah adegan yang harus dijalani. Cut, ketika pengambilan video telah usai atau terjadi kesalahan, menyuruh kita agar beristirahat sejenak, untuk membaca kembali scripts dalam pengulangan, atau untuk melakukan adegan selanjutnya.
Peran utama menjadi suatu dambaan bagi setiap orang sedangkan peran pendukung maupun figuran, menjadi peranan cadangan yang kurang diinginkan.
Kata orang, masing–masing mempunyai peran utama di musimnya masing–masing. Namun itu mungkin hanya berlaku bagi sebagian orang. Ada yang sering didapuk sebagai peran pendukung selama berkarir, menjadi saksi bagaimana hidup banyak pemeran utama di setiap film yang dimainkan. Lantas, kapan sang pemeran pedukung mendapat peran utamanya?
Terkadang, semuaya tak semata–mata menjadi peran utama. Terkadang banyak tawa, amarah yang berkobar, penderitaan, kekecewaan, dan bahkan air mata entah kebahagiaan ataupun kesedihan yang memberikan warna yang membentuk suatu istilah yang dinamakan seni. Bukankah dunia tak selalu mengelilingi? Iya benar. Gak selalu mengelilingi namun berputar acak seperti undian lotre.
Menjadi pemeran pendukung tak selamanya buruk. Bukankah tanpa adanya pemeran pendukung, film itu tak akan pernah bisa dikatakan sebagai film terutama film yang panjang?
Sekali lagi, dunia tak selalu mengelilingi. Masih banyak objek lain yang harus dikelilingi. Atau bahkan malah peran dapat ditukar sesuai porsinya dan kehadirannya itu sendiri untuk apa.
Hmm 😊😊😊
deal
🤝🤝🤝
Random sekali astagaa 🤣🤣 selamat untuk kalian yang baca, membaca sebuah ketikan yang tak tau bagaimana arahnya 🤭
Papai sampai jumpa di rangkaian bukan cerpen namun bukan curahan selanjutnya....
Yeahh ... hanya sebuah goresan jari 😉
Masih di bumi,
1,251021