Aku ingin bercerita sedikit tentang DIA.
YA?!
Dia..!
Dia orang yang tak mampu ku sentuh dengan tangan ku, dia orang yang tak mampu ku belai lembut rambutnya dengan penuh cinta, dia orang yang tak mampu ku tatap matanya dengan manik mata milik ku.
Tapi...
Dia mampu membuat hati ku luluh, dia mampu membuat jantung ku berdetak begitu cepat saat mengingat tentangnya, dan dia mampu membuat aku khawatir tidak menentu ketika dia tiba-tiba menghilang tanpa kabar.
Entah aku yang terlalu lebay atau aku yang terlalu takut kehilangannya.
Itu memang kenyataannya.
Kenyataan jika rasa yang terlukis di hati ku terlalu nyata, rasa yang hanya ada namanya dan selalu tentangnya.
Mungkin jika hati dan otak ini sebuah ponsel, maka kapasitas memorinya akan penuh, penuh akan namanya dan penuh tentang dirinya.
Gila?!
Satu kata yang mengabarkan tentang diri ku saat ini.
Bagaimana mungkin aku tergila-gila pada dirinya yang belum pernah aku temui?
Bagaimana mungkin aku jatuh cinta hanya mendengar suaranya setiap hari.
Bahkan baru satu kali aku bertatap muka degannya, itu pun hanya lewat layar ponsel dan aku sangat takut kehilangannya.
Aneh?
Ya! Itu diri ku sekarang, diri yang terlalu mengaguminya.
***
"Apa kamu tidak takut?"
Jika ada yang bertanya seperti itu pada ku, maka aku akan menjawab.
"TAKUT!"
Aku takut membuatnya terluka.
Aku takut mengecewakannya.
Aku takut membuatnya muak dengan sikap manja dan kekanak-kanakan ku. Dan yang paling aku takutkan.
AKU MENGHILANG BEGITU SAJA MENINGGALKAN RASA CINTANYA YANG SEMAKIN HARI SEMAKIN TUMBUH.
"Lalu apa kamu yakin jika dia takdir mu?"
"MUNGKIN!"
Aku bukan peramal yang bisa meramalkan masa depan ku dan juga dirinya, aku hanya seorang manusia yang meyakini jika dia takdir ku maka dia akan bersama ku.
Bukankah Tuhan penulis skenario yang paling sempurna?
Buktinya pertemuan ku dengannya salah satu skenario Tuhan yang paling indah.
Lantas apa yang harus aku khawatirkan?.
Yang bisa aku lakukan hanya menyebut namanya dalam do'a ku, merayu Tuhan ku agar dia menjadi takdir ku.
***
Seperti itu lah rasa yang terlukis pada diri ku saat bersamanya 😌, rasa yang terlukis untuk dia pemenang dalam gundah 💙.