Hal yang paling tidak di sukai oleh para siswa dan siswi sekolah yaitu soal Tugas, apalagi tugasnya yang sangat menguras otak, Lagi enak-enak nya santai, keinget sama si tugas ini, bagaimana tidak terkejut, tugas itu sangat banyak dan sudah.
Ini yang sedang dialami oleh putri si wanita yang Mageran dan gak suka bikin otak muter, apalagi sekarang tugas yang akan ia kerjakan adalah tugas matematika. matematika adalah pelajaran yang sangat membingungkan, meskipun hasilnya sama, tapi jalannya beda tetap salah.
Giliran bener langkah nya, pas akhirnya gak nemu hasilnya, memang butuh konsentrasi yang tinggi dan sabar yang kuat.
Detik ini, menit ini, jam ini, Putri sedang mengerjakan tugas untuk di kumpulan besok, karena putri tidak ingin di hukum jadi dia lebih baik mengerjakan tugasnya dari pada tidak sama sekali.
"Dasar gak punya akhlak, Murid di kasih tugas sesusah ini, giliran gurunya cari yang mudah, ini juga, yang di kasih beda sama contoh, yang di ajari di sekolah tuh yang ini, eh yang keluar preman matematika, heuhh"
Ucap putri yang sangat kesal dengan buku yang di lihatnya, dan soal-soal yang sangat mengerikan.
"Tapi gak papa putri, demi kesejahteraan bersamaan, kita kerjakan, oke let's go"
Semangat untuk mengerjakan, tiba-tiba baru beberapa menit sudah menyerah dan putus asa.
"Ah, kenapa susah sekali soalnya" Rengek kesal, lalu tersadar. "Eh mana ada soalnya susah, yang susah itu isinya, lah ikutan ngebleng nih otak".
"Oke tidak apa lah, demi kesejahteraan bersama, aku harus minta bantuan sama Abah aku, awas saja nih kalo si Abah gak ngasih solusi"
"udah ah, siap langsung ambil handphone nya"
Meraih ponsel satunya lagi yang berada di meja belajarnya, lalu menekan Pencarian di Google.
"Emm, kayaknya lebih afdol kalo pake speaker, oke kalo gitu, kali ini ikut saran dari setan" Menekan speaker itu dan berbicara.
"@(-$$+_+_-$(#(+$;#($+?$(($$($((!" Anggap saja itu soal matematika yang sangat membingungkan, kini tinggal menunggu hasilnya.
Pencarian nya sudah masuk, kini putri mencari soal yang sama, namun sampai scroll bawah gak ada satu pun yang soalnya sama, di sana wajahnya mulai kesal.
"Mana ini soal yang sama, kenapa semuanya seperti ini, apa jangan-jangan salah bicara ya, oke sabar baca lagi" Mengembalikan ke pencarian dan mencoba membaca dengan benar soal itu, namun tetap sama pencarian ke situ lagi.
"Aduh kenapa masih masuk ke sini, kayaknya udah gak bener nih si Abah, oke kalau Abah gak sanggup dengan soal ini, mari kita cari soal kedua, tenang saja bah, saya gak akan marah, Tapi kalau sampai gak ada hasilnya lagi, saya akan pergi ke Yang punya apk dan Abah saya pecat" Akhirnya yang sangat kesal.
"Oke sabar, Siap pembacaan soal ke 2"
"Oke Google, Apa jawaban dari @(_-+$+$-4$-3;++4++_(_((&7+_(, dah. semoga aja ada nih isinya, Kita tunggu"
Pencarian nya sudah muncul dan langsung tertera jawabannya.
"Nahh, gini dong kalo gini kan enak, gak jadi di laporin" lalu siap-siap menyalin jawabannya ke buku.
...
Putri terus meminta bantuan pada google hingga sampai nomor 20, sampai sudah di nomor terakhir kini jiwa kesantuy an nya mulai muncul.
"Tenang aja tinggal satu nomor lagi, pasti kali ini gak panjang, lihat saja soalnya pendek pasti isinya juga pendek, bisa jadi 1 atau 2 angka" Ke santuy an nya sudah meronta. lalu dengan santai mengetik soalnya di pencarian.
Lalu muncul lah hasilnya, tring, Tertata rapi semua angka dengan panjangnya yang tidak terkira😂, Canda yang panjang, yang tidak di inginkan oleh putri.
"Apa ini! ini isinya atau majalah harian, panjang banget, kayaknya google lagi naik gaji nih, semangat banget ngetiknya, tapi gak apa gak jadi masalah, karena aku murid yang baik, jadi aku akan menyalinnya sebagai an, Eists ya kali semuanya, tanganku nanti patah lah kalau semua"
lalu bersiap menyalin jawabannya sampai akhir.
penyalinan sudah kini tinggal nunggu besok ngumpulin tugas.
...
pagi tiba, kini semangat putri sedang aktif, pagi pukul 06:12 putri sudah berada di lingkungan sekolah, untung saja dia punya kunci cadangan, jadi tidak usah menunggu.
Dengan santainya Puti duduk di kursinya menunggu teman-temannya datang.
Tidak lama teman-temannya datang dan sudah sibuk di luar.
"Aduh, kayaknya segerombolan anak Dajjal udah pada datang, ribut banget di luar, pasti lagi ngobrolin tugas nih, awas aja kalau mereka minta jawabannya pada ku, aku pura-pura saja belum"
..
Clakk,, Bughh,,
"Eist kalian tidak bisa hati-hati apa buka pintu, mau copot ni gigi aku"
"jantung put, ya kali gigi" ucap temannya yang bernama Sera.
"Eh tumben banget kamu put pagi-pagi udah stay di kelas, kayaknya lagi ada sesuatu nih"
"Sok tau, suka-suka lah, mau lagi mau siang terserah"
"Eh kalem, pagi-pagi udah marah-marah, eh ia put kamu udah tugas belom, aku mau nyontek pasti kamu udah"
"Nah kan bener filling aku, ini nih, senja mulai di keluarkan, Siap rolling action " gumam putri dalam hatinya.
"Bentar-bentar tugas apa ya!!"
"Itu loh, tugas matematika!!"
"Ooh iya aku sampai lupa"
"Kamu udah!!"
"Lupa lah, kau sudah, aku lihat lah aku juga belum, pasti kau udah kan"
"Ish aku juga belum lah, baru buka buku aja udah nyerah lihat soalnya, lagian kau kan pintar mana mungkin kau belum"
"Iish bener lah, mana aku bohong, maksa kau"
"Eits kalem lah, memangnya aku ngegas tadi, sudah lah kalau belom jangan marah-marah, aku pergi aja"
lalu Temannya itu pergi dengan wajah kesalnya, baru beberapa detik, teman satunya lagi datang si Marten datang, yang kalo ngomong suka bener.
"Hey put, Lo pasti bohong kan kalo Lo belum ngerjain tugas, ayo gak bisa bohong Lo sama gue"
"Apa sih, ini lagi sok tahu, mau jadi peramal Lo, ngapain juga bohong, emang udah kok!!"
"Aaa" Menunjuk benar pada putri, lalu putri tersadar.
"Eh maksudnya belom, elu si bikin emosi ah"
"Udah deh jangan bohong sama gue, Lo pasti.." terpotong karena putri langsung menyambung omongannya dengan pulpen yang di pegang nya.
"Martin, kamu tahu ini apa!! ini pulpen kalo sampai ini nyampe di mata kamu, udah berdarah"
"Heem, eh put my ngapain!!" terkejut kaget.
"Pergi atau gue colok lu pakai pulpen ini, hah mau" Ancam putri membuat Martin ketakutan lalu pergi berlari menjauh dari putri.
"Tau rasa kau takut, main aneh-aneh aja, bikin emosi, emang dasar tuh teman gak bermodal, giliran gue yang minta contekan pura-pura gak bawa buku, pas giliran di kumpulin buku langsung ada, Emang teman jelangkung, kali ini giliran gue yang bales kalian semua, rasain Lo semua, makanya harus rajin kaya gue" Gumam nya berbisik dengan sedikit pandangan kecil pada temannya yang belum mengerjakan.
Alhasil tugasnya tidak ada yang nyontek.
pasti ada nih kayak putri di sini, ayo ngaku😁😂