Dimalam yang begitu dingin dan sunyi. Hujan tiba-tiba turun, aku pun berteduh di sebuah coffe shop. Dari jarak 5 meter dengan toko itu. Aku mencium harumnya kopi, yang diseduh didalam gelas. Aku yang tergoda oleh wanginya. Akhirnya aku masuk dan membeli kopi.
Saat itu aku gak menyangka. Disebuah toko kopi yang sederhana. Ternyata memiliki beragam jenis kopi yang membuat mata tertarik. Ingin rasanya aku memesan semua menunya. Tapi dompetku tertinggal dan hanya ada beberapa uang disakuku. Aku pun memesan kopi kesukaan ku yaitu green coffe.
Saat aku meminumnya. Aku merasa akrab dengan rasa ini. Aku pun penasaran dan menanyakan siapa orang yang membuat kopi ini kepada pelayan toko.
"Permisi mbak, kalau boleh tau siapa yang membuat kopi ini?" Tanya ku
"Yang membuat semua menu disini adalah pak arga. Dan dia juga yang mendirikan toko ini." Jawab pelayan itu.
"Begitu ya. Apa boleh saya bertemu dengannya."
"Iya, saya panggilkan dulu ya mbak.
Setelah itu pemilik toko pun datang menemuiku. Dan kami mengobrol bareng.
"Anda yang membuat kopi saya ya?"
"Iya, kenapa mbak. Apakah kopinya tidak enak."
"Enggak kok, kopiny enak banget malah. Tapi saya kok kayak merasa kenal ya dengan anda dan kopi anda. Apakah kita pernah bertemu."
Saat kutanya begitu, pemilik toko malah melihatku lalu tersenyum tipis. Setelah itu dia berkata.
"Mungkin. Kita akan bertemu lagi."
Aku bingung mengapa pembicaraannya menjadi ngawur. Tapi kata-kata itu terus terngiang dikepalaku. Dan munculah ingatan ku yang telah hilang selama lima tahun. Akupun pingsan.
Saat sadar aku sudah mengingat semuanya. Aku melihat pemilik toko itu sedang menungguku sadar. Aku langsung menangis sambil memeluk pemilik toko itu.
"Kamu, mengapa kamu menangis?" Tanya pemilik toko.
"Arga, aku sudah ingat semuanya. Aku mengingatnya."
"Hmm.. baguslah jika kau sudah ingat."
Ternyata pemilik toko itu adalah kekasihku saat aku kecil. Dulu kami pernah berjanji akan membuat sebuah coffe shop bersama. Dan saat itu juga kami berjanji kalau kami berpisah maka kami akan bertemu kembali.