"Nak, kamu udah pulang."
"Iya mah. Mah aku kekamar dulu ya."
"Lho kamu gak makan."
"Gak mah, tadi aku udah makan dikantin."
"Hmm.. entah apa yang dilakukan anak itu. Setiap hari terus saja berdiam diri dikamar." Gumam mama.
Dia adalah naura arfany, umurnya 14 tahun. Naura tinggal bersama ibunya. Ayahnya sudah meninggal sejak 5 tahun yang lalu. Sehingga membuat ibunya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melihat ibunya bekerja setiap hari membuat naura menjadi sedih. Dia pun berencana membuat komik dan novel. Lalu ia sebar dan menjualnya.
Sudah lima karya yang dibuat oleh naura. Tapi tidak ada yang menyukainya. Walau begitu naura tetap berusaha dan pantang menyerah. Karna yang ada dalam pikiran naura adalah menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhannya dan ibunya.
Suatu hari naura membuat karyanya yang ke enam. Naura sebenarnya sedikit ragu. Apakah karyanya itu akan diminati orang atau tidak.
Ternyata banyak yang meminati karya buatan nya. Naura juga mendapatkan uang dari penjualan dan dari para penggemarnya. Naura juga sudah terkenal di berbagai sosmed. Sehingga membuat di mendapatkan uang tiap bulannya.
Suatu hari naura memberitahukan kepada ibunya. Agar ibunya tidak perlu bekerja lagi karena ia sudah bisa mendapatkan penghasilan bulanan. Saat itu ibunya terharu sampai nangis. Ia terus menangis sambil memeluk naura.
Dan akhirnya, naura juga ibunya hidup bahagia bersama disebuah rumah yang mewah.