📖 Happy Reading 📖
Terkadang aku berfikir sekejam dunia menghujatku, menjatuhkanku dan membuatku mati juga hidup kembali untuk siap menerima penderitaan yang lebih pedih dari sebelumnya bahkan terus menerus berulang sepanjang hidupku...
Tak perduli seberapa besar dendam dan kebencianku atas semua hal pedih yang aku terima.
Perasaan itu mengapa tak lebih sakit setetes pun dari rasa sakitku karena tidak bisa membuatmu dekat denganku bahkan dengan jarak 1000 samudera.
Mengapa dunia ini tak lebih penting darimu bagiku?
Setiap kali aku mencoba..
Mengapa aku tidak bisa seperti orang lain yang mencintai dan melupakan begitu cepat?
Cinta mereka begitu sederhana..
Tak serumit takdir Cintaku ini..
Dan mengapa begitu sulit meraihmu?
Bahkan untuk sekedar permainan mengapa tidak kau berikan seberkas cahaya pun, cintamu untuku?
Salahmu! Aku adalah patah hati untuk orang lain.. bahkan untuk mereka yang benar benar mencintaiku...
Sehebat apa kau? Setampan apa kau? Secerdik apa kau? Dan apa yang kau miliki dan kau capai sehingga dapat membuatku seperti ini?
Aku sudah sibuk.. sakit.. dan hilang harapan atas hidup..
Mengapa kau membuatnya menjadi lebih sulit?
Jika memang ada sedikit saja kebaikan di hatimu..
Mengapa kau tidak begitu rela memberikanya untuk menyenangkan orang tanpa keinginan hidup sepertiku??
Kau tau? Kita seperti bunga higanbana..
Kau daunya dan aku bunganya..
Jika bunganya tumbuh maka daunya akan gugur menghilang..
Dan jika berdaun maka bunganya tidak akan tumbuh..
Aneh bukan? Kita sebenarnya satu..
Dan selalu berdekatan..
Tapi kita tidak di takdirkan bersama..
Bahkan Alam semesta menentang dan membuat jarak kita semakin jauh..
Ya. Bunga higanbana yang indah dan menawan. Sama seperti cinta ini yang seharusnya se indah itu..
Tapi mengapa takdir begitu memilukan, pedih dan penuh duka seperti julukan bunga itu..?
Biarlah aku tetap menjadi bunga higanbana merah di kehidupan ini dan tetap menjadi bunga higanbana merah di kehidupan selanjutnya..
Sama seperti aku mencintaimu di masa lalu, masa sekarang dan bahkan di kehidupan atau masa yang masih harus aku lalui..
Aku akan terus bersama mu..
Walau memang daun dan bunganya tidak bisa bertemu..
Tapi kita tumbuh dari akar cinta yang sama..
_TAMAT_