Hari pernikahan yang bahagia tiba-tiba hancur begitu saja semenjak kehadiran wanita yang membuat kehidupan Elliez hancur berantakan.
Dua tahun lalu..
Elliez Darania De Loose, wanita cantik itu adalah putri dari Marquess Loose.
Diumur yang ke 17 tahun, Elliez dinikahkan oleh Pangeran mahkota William kerajaan Srezrize atas kemauan raja dan ayahnya, Marquess Loose.
Kehidupan yang awalnya berjalan lumayan baik harus hancur karena kehadiran seorang wanita yang bernama Della, dia adalah putri dari Baron Soulmate.
Della dan ayahnya yang ingin merebut hak istana bekerja sama untuk menjadikan Della sebagai ratu disana.
Kehadiran Della membuat pernikahan antara Elliez dan William renggang. Ditambah, tuduhan-tuduhan palsu atas Elliez yang dibuat Della yang padahal hanya karangan semata membuat William membenci istrinya itu. Berbanding terbalik dengan istrinya, Elliez yang ingin mempertahankan hubungan mereka.
Berbulan-bulan berlalu, William yang sudah menaruh hati pada Della semakin membenci Elliez.
William yang sudah muak pada istrinya mengajukan gugatan cerai. Tapi nihil, sang raja yang merupakan pemimpin di negara itu menolak keras permintaan William dan akhirnya gugatan itu dibatalkan.
Suatu hari, tepat dua Minggu setelah gugatan cerai ditolak, Raja Hord mengalami penyakit yang cukup parah. Bahkan para dokter dan tabib terkenal tidak mengetahui penyebab dan cara menyembuhkan penyakit tersebut.
"Yang Mulia...hiks..anda harus sembuh!" Ucap Elliez menangis.
"Elliez, apa kau masih tahan dengan putra pertamaku, William?" tanya Raja Hord lembut.
Elliez terdiam seribu bahasa, ia tidak bisa berkata apapun jika ditanya seperti itu.
"Jangan paksakan dirimu untuk bertahan! Cerailah dengan putraku jika kau sudah tidak sanggup. Aku sudah menganggapmu sebagai anakku sendiri, jadi jangan merasa bersalah padaku atau pada siapapun itu!" Ucap Raja Hord.
"Umurku sudah tidak lama, masih ada banyak putraku yang lebih baik dari dirinya. Aku tidak ingin melihatmu menangis, putriku..." ucap Hord sedikit mengeluarkan air matanya.
Karena kondisi yang semakin memburuk, Hord akhirnya dinyatakan meninggal di umur yang ke 70 tahun.
Semua orang di istana dan rakyat berduka mendengar berita kematian sang raja bijaksana yang mereka cintai.
Setelah kepergian Hord, gugatan cerai antara William dan Elliez pun terlaksana dan akhirnya mereka resmi bercerai. Pernikahan Della dan William juga diadakan. Elliez yang sudah tidak tahan atas perlakuan mantan suaminya, ditambah kematian sang raja yang ia anggap sebagai ayahnya sendiri itu memutuskan pergi dari istana itu.
Begitu mengetahui status janda Elliez, banyak orang yang tidak ingin mendekatinya termasuk keluarga kandungnya yang membuangnya mentah-mentah dan tidak menerima dirinya di keluarga Loose.
Dua tahun kemudian...
Drap...drap..drap..
Tampak seorang wanita menaiki kuda menuju ke arah istana Srezrize. Semua orang yang melihatnya pun sampai dibuat kagum atas kemampuan berkuda nya yang sangat hebat.
BRUKK..
"Biarkan aku masuk!" ucap wanita itu tegas.
"Orang yang tidak berkepentingan dan bukan tamu khusus dilarang masuk!" ucap para pengawal disana.
"Jika kalian tidak membiarkan aku masuk, jangan salahkan aku berbuat kasar!" ucap wanita itu.
William dan Della dan berada di dalam keluar dari sana karena keributan di luar.
"Ada apa ini? Dan siapa kamu yang berani masuk ke istanaku?" tanya William.
"Lama tidak bertemu, mantan suamiku.." ucap wanita yang ternyata adalah Elliez itu.
"Ka..kau mau apa?! Bukankah sudah kukatakan sekalipun kau memohon aku tidak akan menikahimu lagi!" Ucap William.
"Anda sepertinya sangat percaya diri, Raja William" ucap Elliez dengan senyum sinis.
"Pengawal!" teriak Elliez.
"Siap laksanakan, nona!" Ucap para pengawal disana yang ternyata sudah berkompromi dengan Elliez.
"Serang istana ini, kecuali mereka yang tidak bersalah" ucap Elliez.
Smrikk...senyuman jahat tampak di wajahnya.
"Ba..bagaimana bisa?!" William tidak percaya.
"Hai, adik" ucap seorang pria dari belakang.
"Ka..kau kan... bagaimana bi-bisa.." William menampakkan wajah tidak percaya, ia benar-benar bingung atas semua kejadian ini.
"Mantan suamiku, tidak ingatkah kau dengan kakakmu?" Tanya Elliez.
"Sayang, dia siapa?" tanya Della takut.
"Di-dia bukan siapa-siapa kok" ucap William.
"Hei Raja! Bisakah kau berkata jujur pada istri 'tercinta' mu?!" Tanya Elliez.
"Sayang, jawab! Dia siapa?" Tanya Della lagi.
William tertunduk malu sekaligus takut.
"Adikku, apa kau lupa, setelah meracuniku dan membuangku ke hutan? Dan masalah ayah, apakah adik juga yang melakukan nya?" Tanya pria bernama Erfan itu.
"Bu..bukan begitu kak.." bantah William.
"Lakukan perintah! Serang mereka kecuali yang tidak bersalah" teriak Erfan.
"Sa..sayang, perbuatan apa yang telah kau lakukan? Dia siapa?" Tanya Della.
"Hum, sayang...kau sudah berjanji kan, suka dan duka tetap bersamaku?" Tanya William.
"Apa yang kau katakan? Aku harus kabur dari sini secepatnya!" Della melepas genggaman tangannya dan William lalu buru-buru pergi dari sana.
Tapi nihil, semua orang yang memberontak dan melakukan rencana jahat di balik kematian Raja Hord tidak ada yang selamat, termasuk William dan Della.
Karena masih ada darah kerajaan, William hanya dikurung di menara dan dicambuk setiap menitnya, begitupun Della.
Sebagai pangeran pertama yang sebenarnya, Erfan diangkat menjadi raja dan menikahi Elliez sebagai istrinya.
Tidak hanya itu, balas dendam pun berlanjut dengan mengambil semua kekayaan William tanpa sisa dan mengeluarkan nya dari anggota kerajaan.
Keluarga Marquess Loose juga tidak akan mendapat pemilihan mahkota terbaik mulai sekarang karena sudah berani membuang putri nya, Elliez yang telah menjadi ratu sekarang.
~Tamat~