Hai apa kabar rakyat bumi
Kali ini saya ingin membahas tentang rasa yang sering mengganggu jalanya sistem otak
Yah tentang dia dan perasaan saya terhadap dia tentunya
Dikala sendiri kembali mendatangkan sepi
terkadang saya kembali teringan tentang seseorang.
Seseorang yang pernah memberikan kata sempurna dalam hidup saya
Yah tentang dia, tentang rasa tak henti mengusik saya
rasa bimbang yang membuat saya ragu untuk kembali menyapa, membuat saya ragu untuk kembali menanyakan kabar.
Seandainya saja dia tau tanpa perlu saya beri tahu
Mungkin saya tidak perlu ragu untuk kembali membahas perihal hati, saya tau dan saya sadar bahwasanya kata kita tidak akan mungkin kembali menjadi kita, setelah apa apa yang membuat kata kita kembali menjadi aku dan kamu.
Mungkin itu semua hanya karena saya iri padanya yang mampu menyembuhkan hati dan kembali menemukan kata kita dengan orang lain
Sedangkan saya masih saja mengurung hati dan selalu kembali ke masa lalu tanpa memperdulikan waktu yang saya lewatkan begitu saja.
Aku rindu kamu, sebuah kata sederhana yang menari nari di atas altar kebimbangan hingga tak mampu tersampaikan oleh lisan ataupun pesan, yang mampu menyampaikan isi hati saya.
Hingga pada akhirnya saya mencoba menuliskan ini
Saya tau dengan menulis belum tentu sosok dia yang saya tuju mengetahui isi tulisan ini
dan saya sadar menulis adalah salah satu tindakan pecundang untuk menyampaikan isi hati
Hanya saja saya puas menulisnya,karena dengan begini setidaknya keraguan saya mulai berkurang.
Jaga diri baik baik ya
mungkin kelak saya pun akan menemukan sosok sempurna yang mampu menghilangkan keraguan atas rindu saya, yang sampai sekarang pun sama masih belum tau
siapa tuan dari rindu saya nanti.
Karena harapkan untuk masa depan cukup sederhana
cukup dia bahagia dengan siapapun di sisinya dan bahagia saya atas sosok bayangan indah yg menemani saya kelak
Untuk sekarang saya masih berharap itu dia, tapi ya itu hanya harap semata
Mungkin karena hadirnya yang terlalu dalam di hati si pengecut ini, mungkin juga karena rindu saya belum menemukan sosok tuan yang baru untuk ia singgahi.
Semuanya hanya mungkin dan mungkin, kemungkinan yang tak pernah menemukan kepastian. saya sungguh bimbang perihal rasa, perihal hati yang se'enaknya mengambil jalan dan tak pernah sudi bernegosiasi dengan pikiran.
Itu benar benar membuat saya lelah, lelah akan berfikir, lelah akan rindu, dan lelah mencoba melupakan rasa yg tersusun rapi atas namanya.
yang akhirnya membuat kebimbangan dan kegelisahan semakin menjadi jadi.
tapi saya selalu bersyukur atas itu, karena artinya hati saya masih bisa berfungsi semestinya ia berfungsi.
Yah untuk merindu, mengenang, menanti, dan untuk apa apa yang berkaitan dengan rumus rumit yang disebut cinta.
dan untuk kamu yang membaca ini, benar jika sampai detik ini tulisan saya membingungkan.
hehe tapi saya berharap setidaknya ada satu saja kalimat yang membuat kalian senang, dan mungkin juga apa apa yang kamu baca sampai detik ini merupakan perihal rasa yang sedang kamu alami, dan jika itu benar saya yakin benang merah yang tersembunyi dapat kamu rasakan, yah cukup kamu rasakan karena jujur Saya pun sulit untuk mengartikan perihal rasa ini
Saya bersumpah perihal hati itu benar benar rumit, benar benar membuat sistem syaraf dalam otak harus bekerja lebih keras dari biasanya,.
sudahlah daripada semakin ngelantur dan makin nggak jelas arahnya kemana mungkin cukup sampai disini kemampuan otak saya dalam merumuskan rasa.
kapanpun dan di manapun kalian saat ini
semoga hatimu masih dapat berfungsi dengan baik
Supaya, tak perlu lagi ada air mata yang menetes hanya karena perihal hati.
SEMOGA HARIMU MENYENANGKAN
Terimakasih
@rizky