Sore itu Yudi dan Zayen sedang duduk di sebuah taman. Tidak berselang lama lewatlah seorang wanita cantik yang berpakain sedikit terbuka dengan uraian rambut panjang dan menggunakan sepatu yang sedang.
Tampak keduanya melihat kearah dimana wanita cantik tersebut berada. Dan tentunya mereka berdua memiliki niat untuk mengikuti wanita tersebut. Karena memang dari awal mereka penasaran, maka keduanya pun mengikuti arah wanita tersebut.
Tenyata wanita itu berhenti di sebuah restoran kecil. Nampak keduanya tak henti-hentinya mengikuti wanita itu, sampai masuk ke dalam restoran. Namun syang seribu sayang, mereka bahkan tidak menemukan wanita itu.
Akhirnya mereka mencari wanita yang diikuti tadi sampai ke lantai dua restoran tersebut. Dan ternyata wanita yang mereka ikuti tadi memang berada di lantai dua. Namun keduanya tidak memiliki keberanian untuk menyapa sang wanita cantik.
Sehingga mereka berdua hanya bisa melihatnya dari belakang. karena merasa sudah sangat lama, dan rasa penasaran yang begitu besar, maka yadi pun mengumpulkan keberanian untuk menyapa sang wanita cantik tersebut.
Dari belakang, Yadi menepuk pundak wanita tersebut sambil mengatakan “Hey”. Wanita cantik itu pun menoleh kearah Yadi. Sontak Yadi pun kaget bukan main, wanita yang mereke pikirkan cantik itu ternyata amat sangat menyesal dan disertai malu.
Karena wanita yang ia dan Zayen ikuti sejak tadi bukanlah wanita asli, tetapi melaikan seorang lelaki yang menyamar sebagai seorang wanita. Mereka berdua hanya bisa menyesali atas tingkah yang konyol tersebut...!!!🌿🌿🌿