Kisah ini terjadi ketika saya kerja masuk malam jam 23.00 pulang jam 07.00 pagi. saat awal saya sedang bekerja semua aman-aman saja. Akan tetapi, sekitar pukul 01.20 saya melihat bayangan putih lewat jendela kaca tembok, tepat di depan saya saat sedang bekerja.
Seketika saya terdiam dan berbicara dalam hati, itu tadi apa ya, warna putih seperti jubah bentuknya. Lalu saya ceritakan kepada rekan kerja saya, bahwa saya tadi melihat bayangan warna putih berbentuk seperti jubah.
Rekan kerja saya bilang, mungkin halusinasi kamu saja. Tapi saya yakin itu bukan halusinasi semata. Setelah saya ceritakan kepada rekan kerja, saya pun melanjutkan pekerjaan dengan sedikit gelisah.
Singkat cerita waktu sudah menunjukkan jam pulang kerja. Saya pun berberes-beres dan siap untuk pulang. Tidak ada perasaan yang aneh-aneh sama sekali, bahkan selama dijalan pun tidak ada yang aneh.
Tapi, sesampainya saya di rumah. Perasaan aneh mulai terasa. Ketika saya masuk ke dalam kamar saya, tiba-tiba terdengar suara pintu kamar saya dicakar-cakar hewan. Padahal saya tidak memelihara hewan sama sekali.
Saya berpikir mungkin ini cuma halusinasi saja. Kemudian saya pun memainkan handphone.
Baru saja saya memegang handphone. Suara cakaran pintu kamar saya terdengar lagi. Reflek saya langsung menoleh ke arah pintu. Seketika suara cakaran itu berhenti.
Saya pun mulai merasa ada yang aneh. Kembali saya mainkan handphone. Tak lama kemudian suara cakaran itu terdengar lagi, bahkan semakin kuat suaranya.
Karena penasaran dan rasa sedikit takut yang saya rasakan. Karena sudah 3 kali suara itu terdengar.
Saya pun beranjak dari tempat tidur, lalu membuka pintu kamar. Ketika sudah terbuka pintu kamar, saya tidak melihat apa-apa.
Saya ada ide, yaitu untuk tidak menutup pintu kamar saya. Lalu kembali duduk di tempat tidur.
Ketika sedang asyik bermain handphone. Tiba-tiba terdengar suara seperti orang menendang pintu depan rumah dengan kuat!
Saya langsung beranjak keluar kamar dan membuka pintu depan. Lalu saya keluar dan melihat sekitar rumah, tidak ada orang.
Ketika saya masuk kembali, terlihat kedua orang tua saya terbangun. Saya pun bertanya tentang apa yang saya dengar.
"Tadi mendengar suara pintu dicakar tidak?." Tanya saya kepada kedua orang tua saya.
"Tidak mendengar suara cakaran sama sekali." Jawab kedua orang tua saya.
"Kalo suara pintu depan digedor-gedor tadi?." Kembali aku bertanya.
"Tidak juga." Jawabannya tetap sama.
Berarti cuma saya yang mendengar atau mengalami gangguan ini. Semua itu membuat saya tidak bisa tidur dengan tenang.
Karena kepikiran terus akan hal yang baru saya alami ini. Seketika saya ingat seseorang yang bisa membantu saya.
Pada akhirnya saya pun tertidur. Pada siang harinya, saya pun menuju rumah seseorang yang saya yakin bisa membantu.
Sesampainya disana, saya pun menceritakan apa yang terjadi semalam dirumah.
Jawaban yang saya terima adalah. Semalam yang menggangu itu berasal dari tempat kerja. Dia suka dengan auraku, jadi dia mengikutiku sampai rumah. Tapi tenang saja akan dilepaskan.
Mendengar hal itu saya merasa senang. Setelah itu saya pun langsung pulang, karena nanti akan kembali bekerja.