Saat itu aku berjalan,menuju taman di dekat kotaku.Aku bermain-main dengan ayah.bermain banyak permainan itu seru,mulai dari ayunan yang amat tinggi sampai dengan menaiki roller coaster,itu sangat mengasyikan.Namun saat aku menaiki roller coaster ada suatu kendala dimana aku hampir saja meninggal,karena salah satu benda di rollercoaster itu ada yang akan lepas,saat menuruni rollercoaster itu aku turun,ayahku menunggu di bawah,ayahku sangat panik kala itu.
"Yah,aku sudah turun dari rollercoaster itu,untung saja tidak ada Apa-apa ayah tidak usah khawatir!"
kataku tanpa berpikir panjang kala itu.
namun tak ada sama sekali jawaban dari ayahku,ayahku hanya menangis dengan histeris.Aku bertanya dalam hati mengapa ayah menangis tersedu-sedu seperti itu,kan aku tidak apa?
tapi disitu aku terus membujuk ayah,Ada yang aneh sama ayah.Ayah tak sama sekali mengajak bahkan melihatku saja tidak..
"Ayah,Lala bosen,ayo main yang lain!"
ucapku.
baik karena tak ada jawaban dari ayahku,aku amat khawatir di tambah lagi ayah tidak mau melihatku sama sekali,seperti menganggap aku tidak ada,ayah hanya terus menangis dan berusaha menghubungi ibuku.
Namun saat aku melewati kaca,aku tidak melihat bayangan diriku di kaca itu,Aneh pikirku.Namun aku pernah melihat artikel jika tidak bisa melihat bayangan diri sendiri di cermin berarti kita sudah meninggal.
"HAH,APAKAH AKU SUDAH MENINGGAL?SEBAB APA AKU MENINGGAL?AKU SAJA TIDAK MELAKUKAN HAL BERBAHAYA APAPUN!"
Ucapku dengan panik dan takut,ternyata aku sudah meninggal,pantas saja ayah menangis dengan histeris dan menelpon ibuku memberitahu bahwa aku sudah meninggal,orang orang juga membicarakan mayatku.Aku takut bagaimana nasib ku sekarang?