Saskia adalah seorang gadis remaja yang berusia 15 tahun. Ia merupakan seorang gadis yang cantik, pintar dan berbakat. Suatu hari, di malam yang gelap Saskia ingin pergi ke luar negeri bersama kak Rikat.
Diperjalanan menuju ke bandara Saskia dan kak Rikat dikejutkan dengan sebuah kecelakaan lalu lintas yang menghilangkam banyak korban.
Saskia dan kak Rikat sangat beruntung karena jadwal terbang pesawat yang akan dinaikinya di tunda untuk beberapa jam. Sehingga mereka berdua selamat dari maha bahaya yang datang menghampiri mereka. Karena jadwal penerbangan di tunda untu beberapa jam saja. Jadi mereka selamat.
Sampai di bandara Saskia dan kak Rikat, kembali dikejutkan dengan awan hitam dan angin yang kencang. Saat pesawat ingin lepas landas.
Awan hitam yang berkumpul menjadi satu di malam hari lang gelap dan dingin dengan cuaca yang tidak mendukung. Di tengah langit malam Saskia, melihat keluar jendela pesawat dan melihat sebuah pusaran awan hitam dengan kilatan cahaya.
Tiba-tiba pesawat yang dinaiki Saskia dan kak Rikat terhisap ke dalam pusaran awan hitam tersebut. Saskia yang merasa takut. Memegang tangan kak Rikat yang ada disampingnya. Seketika rungan di dalam peswat gelap gulita karena guncangan.
Saat Saskia membuka mata, ia melihat sesuatu yang asing disekitarnya. Seperti pohon dan hewan yang belum pernah ia lihat. Sampai dia berpikir," Dimana aku? Dan dimana kak Rikat dan penumpang yang lain?".
Karena hati Saskia yang gelisa. Ia menyusuri hutan dan berteriak memanggil nama kak Rikat, tapi tidak ada jawaban.
" Apa kak Rikat hilang?" Kata Saskia dalam hati.
Saskia terdiam cukup lama. Ia menagis karena dia sendirian di tempat yang sepih, menakutkan dan dia juga tidak tau dia ada dimana. Disetiap tangisannya, ia memanggil nama kak Rikat.
Dua hari sudah berlalu, Saskia yang masih menangis karena tidak menemukan kak Rikat dan penumpang yang lain. Ia berjalan pelan- pelan sambil memanggil kak Rikat. Tiba- tiba ia mendengar suara minta tolong. Saskia yang mendengar suara minta tolong, langsung menghampiri arah datangnya suara itu. Dan dia melihat kak Rikat yang hampir saja di makan oleh hewan buas. Saskia yang melihat kak Rikat sangat bahagia karena dia tidak sendirian lagi dan kak Rikat masih hidup. Tidak berpikir lama Saskia membuat rencana untuk menolong kak Rikat. Tidak begitu lama Saskia sudah mendapatkan ide. Dan langsung menolong kak Rikat.
" Kak Rikat", kata Saskia sambil menangis dam berlari menuju ke arah kak Rikat.
" Saskia", kata Kak Rikat.
Mereka berdua berpelukan dan langsung menyusuri hutan untuk mencari bantuan. Tapi, mereka berdua terkejut bahwa tempat yang saat ini mereka tinggali bukan tempat asal mereka.
...