Di Pagi yang cerah, Kartini sudah bangun dan membuka jendela kamarnya. Di ingat bahwa besok adalah hari ulang tahun gurunya, Kartini harus datang ke acara itu, tetapi baju Kebaya Kartini sudah tidak ada yang muat, Kartini pun bersedih. Tiba-tiba Ibunda Kartini datang dan menanyakan kenapa dia bersedih.
"Putriku!!.Kenapa kamu bersedih??.Apakah ada masalah??.Apakah kamu sedang kesuahan!!??.Ayo cerita kepada Ibu!!".Ucap Ibunda Kartini.
"Ibu!!.Baju Kebaya ananda sudah tidak muat lagi. Padahal besok hari ulang tahun guru ananda".Jawab Kartini dengan menangis.
"Ohhh,, jadi itu ya masalahnya. Tenanglah Ibu akan menjahitkan Kebaya untukmu,,jadi jangan bersedih Putriku".Jawab Ibunda Kartini dengan lembut.
"Ahh,, terima kasih Ibu. Maaf jika ananda merepotkan Ibu".Jawab Kartini dengan kegirangan.
"Sama-sama Putriku,, jika Kebaya itu sudah jadi,, tolong rawat dengan baik ya".Ucap Ibunda Kartini.
"Baik Ibu".Jawab Kartini.
Menjelang sore ini Ibunda Kartini sedang menjahit Kebaya untuk Kartini,, dia menjahitnya dengan tekun. Sampai malam hari orang-orang yang sudah berbaring di ranjang, tetapi Ibunda Kartini masih melanjutkan menjahit Kebaya untuk Putrinya itu. Kartini yang melihat Ibundanya yang masih duduk dikursi sambil menjahit Kebaya, sangat merasa merepotkan, Karena ini adalah waktu istirahat Ibundanya, tetapi waktu istirahatnya harus diganti untuk menjahit Kebayanya. Sampai baju Kebayanya sudah jadi, Kartini sangat berterimakasih kepada Ibundanya, Dan dia akan menjadikan baju Kebayanya sebagai Kebaya yang paling dia banggakan.