Ary adalah seorang petualang yang tak kenal takut. dia selalu menjelajah tempat-tempat baru yang belum di datangi oleh dirinya sebelumnya. Saat sedang menjelajah, ia selalu menemukan sesuatu yang baru pertama kali dilihat olehnya. karena hal itulah Ary menjadi gemar menjelajah.
pada tahun ke-7 selama ia menjadi penjelajah, dia pernah datang ke hutan yang berada di Kalimantan. walau sudah dilarang oleh penjaga di sana, ia tetap ngotot untuk masuk. kedalam hutan itu.
"Begini saja, agar bapak tidak terlalu khawatir dengan saya, bapak ikatkan saja tali sepanjang beberapa kilometer di tubuh saya. nanti saya yang akan membayar talinya." ucap Ary. karena sudah merasa kesal dan malas dengan Ary, penjaga itu pun menyetujuinya.
perjalanan Ary pun dimulai. dengan membawa bekal dan perlengkapan yang cukup banyak dan lengkap, Ary mulai masuk ke dalam hutan tersebut. di dalam hutan, Ary belum menemukan hal-hal yang aneh. ia hanya menemukan sebuah lubang yang cukup besar dan dalam. dia menganggap lubang itu hanyalah bekas galian dari binatang-binatang yang berada di sana.
Lima hari pun berlalu. tali yang diikat di tubuhnya tetap di ulur. entah apa yang di pikirkan para penjaga, karena mereka masih mengulur tali tersebut. Ary pun kebingungan dengan tingkah penjaga yang terus mengulur tali yang terikat di tubuhnya itu. tetapi Ary menyukainya.
saat sedang berjalan, Ary menemukan lubang yang sama seperti sebelumnya. tetapi lubang kali ini cukup lebar dan luas. lubang itu seperti memiliki tangga untuk turun ke bawah, tetapi setiap anak tangga memiliki tempat pijakan kaki yang cukup lebar. dan tangga itu pun terbuat dari tanah. Ary yang penasaran dengan lubang itu pun mencoba masuk. saat baru menginjak beberapa anak tangga, anak tangga yang terbuat dari tanah itu terperosok dan membuat Ary terjatuh ke dalam lubangnya. beruntung ada tali yang mengikat tubuhnya. jadi diapun mulai naik memanjat tali itu. saat sampai di atas, dirinya semakin penasaran dengan lubang itu. dia pun mulai berhati-hati melewati anak tangga itu. terlebih dirinya yang membawa barang bawaan yang cukup banyak.
saat sampai di dasar lubang, ia terperangah dengan isi dari lubang itu. lubang itu merupakan sebuah jalan untuk menuju kota bawah tanah. arsitektur kota itu begitu rapih dan mengagumkan. Ary yang berada di sana sangat terpesona sekaligus kaget kalau ada hutan seperti itu di hutan belantara. Ary pun mulai menjelajahi kota itu. hingga dia menemukan suatu bangunan yang sangat besar dan indah. saat ingin mendekati bangunan itu, tali yang terikat di tubuhnya tidak bisa di tarik lagi. Ary berpikir kalau tali yang digunakan oleh para penjaga sudah habis. Ary pun mulai kembali ke tempat ia masuk ke kota itu.
saat ingin sampai ke tempat ia masuk, ia merasakan tetesan air di sekitarnya. hingga setetes air mengenai wajahnya. ia pun mengira kalau di atas sedang hujan. tak lama, ia mendengar suara pohon tumbang dari arah belakangnya. ia pun menoleh ke arah belakang. dan betapa terkejutnya setelah ia melihat sebuah pohon besar yang jatuh dari atas menimpa salah satu bangunan di dalam sana. dia pun langsung bergegas pergi ke tempat awal dia masuk, untuk cepat-cepat keluar dari sana. dia berfirasat kalau tetesan Ir hujan akan membuat tanah menjadi lembek dan akan membuat pohon-pohon berjatuhan ke dalam kota itu. dia pun langsung lari dengan sekuat tenaga ke jalan untuk keluar dengan meninggalkan tas bawaannya di dalam kota itu.
Saat dia sudah sampai di atas, dirinya melihat hujan yang mulai reda. ia yang ingin pergi dari sana pun sedikit takut. karena tanah yang rapuh bisa saja membuat dirinya kejeblos ke dalam kota bawah tanah itu. dia pun mulai berjalan dengan perlahan. hingga dirinya mendengar suara helikopter di sekitar sana. ia pun mulai memikirkan rencana agar helikopter itu bisa mengetahui keberadaannya yang berada di hutan yang lebat itu. dia pun mulai mendapatkan ide dengan cara melompat-lompat di dekat sebuah pohon yang tumbuh di atas tanah yang basah dan terlihat rapuh. Ary berpikir kalau dia melompat-lompat di dekat pohon itu, pohon itu akan jatuh ke dalam kota bawah tanah dan akan menarik perhatian helikopter itu. ia pun mulai melompat-lompat. tak lama, pohon itu menunjukkan tanda-tanda akan jatuh. Ary pun mulai menjauh dari pohon itu. dan, rencananya berhasil. pohon itu pun terperosok ke dalam tanah. dan helikopter itu mulai mendekat. Ary kemudian berteriak dengan keras. dia bersyukur orang yang berada di dalam helikopter itu mendengar teriakannya. helikopter itu pun menurunkan tangga dari tali untuk di panjat oleh Ary. Ary pun memutus tali yang berada di tubuhnya dan mulai menaiki tangga itu. sesampainya ia di dalam helikopter, ia lalu melihat ke hutan tempatnya tadi. angin dari baling-baling helikopter itu membuat pohon-pohon satu persatu terperosok ke dalam tanah.
"Kami melakukan pencarian dirimu selama tiga hari. hal ini dilakukan karena tali yang mengikat tubuhmu sudah terlepas dan hilang Tah terkejar." ucap salah seorang yang berada di dalam helikopter itu. Ary yang mendengarnya pun kaget. dia pun sangat bersyukur karena dirinya masih diberikan keselamatan dan umur panjang oleh sang pencipta.
Best M.R
Instagram: @rrrafli_1705
karya lain di Noveltoon:
novel "Afira Si Golok Sakti"
karya di aplikasi lain:
Novel dan komik "Afira Si Golok Sakti" di aplikasi KBM app.
M.Ra