di rumah yang kecil dan sederhana, di situ lah keluarga yang kecil ini tinggal, mereka bertiga.
putri mereka yang cantik, bernama rhisthy,
dan ibu yang baik bernama chinthyia, dan seorang ayah yang paling bertanggung jawab untuk keluarga kecilnya yang bernama Risky.
rhisty adalah singkatan yang di ambil dari nama ayah rhis dan thy di ambil dari nama ibu thyia.
maka jadilah rhisthy.
ketiganya sangat bahagia hidup bersama, meskipun perekonomian penghimpit keluarga ini, namun tak dapat jadi permasalahan.
risky sang ayah bekerja sebagi pemanjat pohon kelapa, meskipun pekerjaan yang begitu sangat melelahkan, tapi Demi untuk menghidupkan istri dan putrinya, dia bahagia meskipun pekerjaan yang sangat melelahkan.
saat ini putry semata wayangnya sudah beranjak usia yang ke lima tahun, dia sudah sekolah di taman kanak, kanak.
biayaya kehidupan semakin melonjak.
namun karena sang istri pandai dalam mengatur ke uangan, Saat ini mereka tidak lagi tinggal di rumah yang berdinding papan.
mereka sudah tinggal di rumah yang besar dan terbuat dari batu Batah, dan mereka pun sudah mendapatkan tanah sendiri, bukan lagi meminjam tanah orang.
Lima tahun berjalan dengan baik, sang istri selalu menemani suaminya dari nol dan sampai sekarang, hidup mereka mulai membaik, perekonomian mulai teratasi.
dulu hidup mereka sangat kesulitan tapi sang istri tetap setia menemani suaminya, tak pernah mengeluh dengan keadaan, meskipun orang tua dari sang istri bisa di katakan orang yang mampuh dalam perekonomian.
tapi mereka berdua tak mengandalkan harta orang tua sang istri.
lima tahun bersama, semua baik baik saja, dan sampai pada ke enam tahun putri semata wayangnya genap usia yang ke enam tahun dan duduk di bangku sekolah dasar.
pada hari itu teman risky datang ke rumah dan bertemu dengan risky.
mereka berdua mengobrol tentang pekerjaan, gajinya lumayan gede, dan hari gajian seminggu sekali, dan masuk kerja pun part time.
sehari seratus lima puluh ribu.
bekerja di perusahaan nabati.
mendengar gaji yang besar risky pun mengiyakan untuk pekerjaan itu, dan berhenti sebagai pemanjat kelapa.
istrinya pun tetap mendukung apa pun pekerjaan dari suami tercintanya itu.
pekerjaan pun di mulai.
sebulan sudah risky kerja di perusahaan, dan dia berkata pada istrinya dia ingin membeli motor karena sudah merasah malu menumpang terus bersama dengan teman temannya.
pada akhirnya suaminya mendapatkan yang dia inginkan, istrinya mencicil motor tiap bulannya.
setahun kini telah berlalu, rumah mereka sudah selesai di bangun motor sudah selesai pelunasan.
tak di sangka istrinya membeli motor lagi tapi kali jn pelunasannya lebih awal, karena hidup mereka mulai berkecukupan.
istrinya membuka konter dan berjualan baju, semua berjalan dengan baik, istrinya yang polos dan rajin sekali beribadah, dia sangat percaya dengan suaminya itu.
pagi itu seperti biasanya suaminya pergi bekerja di sana terdapat kariawan wanita yang baru, dia bernama indah dia sangat cantik, kulitnya putih dan mulus, rambutnya lurus dan berpirang.
membuat semua mata lelaki hidung belang terpanah akan kecantikannya, termasuk risky suami ku.
karena indah tempat tinggal nya sangat jauh, jadi dia tinggal di mess, indah dan risky pun saling memperkenalkan diri mereka.
awal mulainya perselingkuhan.
karena risky sosok lelaki yang perhatian, membuat indah jatuh cinta pada risky, karena kecantikan indah risky pun membuka hati untuk indah dan mereka berdua pun jadian.
seminggu sudah sikap risky mulai berubah kepada anak dan istrinya.
risky yang biasanya malas dengan wangi wangian, kini ke tempat kerja dia selalu membawa parfum.
risky mulai memilih pakaian untuk di pakai, dia tidak lagi membawa makanan dari rumah, alasan karena terlalu repot membawa tempat makan.
uang gajian tak lagi semuanya di kasih, selalu di ambil separuh dengan alasan sedang mengikuti arisan perminggu.
perubahan suaminya begitu drastis, meskipun terlihat seperti mencurigakan, tapi sang istri tak ingin berfikir negatif tentang suaminya itu.
terkadang suaminya tidak pulang rumah sampai seminggu, jika suaminya pulang rumah dan istrinya bertanya selalu akan di marahi oleh suaminya.
pada hal dulunya risky tak pernah memarahi istrinya apa pun itu.
dan biasanya setiap pulang kerja risky selalu punya waktu untuk bermain dengan putrinya.
tapi kali ini, saat putrinya mengajak bercanda dengan nya, risky sangat marah dan tak ingin bermain dengan anaknya.
bahkan hampir saja dia memukuli anaknya.
setengah tahun sudah hubungan risky dan indah, tapi istri risky belum saja mengetahui hubungan mereka, meskipun sudah mulai ada rasah curiga.
pada jam tujuh malam saat itu Sintia sedang menonton tv bersama dengan putrinya.
tiba tiba teman thyia bernama vila datang ke rumah.
kebetulan suaminya yang bernama rival satu tempat kerja dengan risky.
malam itu vila menceritakan semua yang dia ketahui tentang kelakuan perselingkuhan risky dan rival suaminya.
mendengar hal itu thyia tidak percaya dengan kata kata vila.
malam itu vila mengajak thyia untuk pergi ke tempat kerja suami mereka, tapi thyia takut jika dia pergi dan tiba tiba suaminya pulang ke rumah dia tidak ada di rumah, pasti mereka akan bertengkar.
vila terus mengajak thia untuk pergi agar thyia dapat melihat semua apa yang telah di lakukan suaminya di belakang dirinya.
tiba tiba hp thyia berbunyi dan itu telfon dari risky ternyata risky tidak akan pulang malam ini karena dia akan lembur katanya.
kesempatan yang bagus kata vila ke thyia, tanpa ragu ragu dan untuk membuktikan perkataan vila, dan curiga thyia selama ini, dia pun mengiyakan ajakan vila.
malam itu thyia berpenampilan yang sangat menarik dia memakai celana pendek hitam dan hody yang berwarna merah mudah.
sebelum pergi thyia dan Vila mengantar putrinya ke rumah orang tua thyia, yang tak jauh dari tempat tinggal mereka.
Vila dan thyia pergi ke tempat kerja suami mereka, sesampainya di sana para pekerja lembur sudah mulai pulang ke rumah mereka.
dan ada salah satu pekerja yang di tanyai vila
" bang lihat rival sama risky bang ?
kata mereka saat ini mereka lembur ya bang ? "
maaf ya de, mereka berdua tak ada jadwal untuk lembur malam ini, coba kalian pergi ke mess mungkin mereka berdua ada di sana, bersama dengan teman teman yang lain.
jawab bapak tadi.
mendengar perkataan bapak hati thyia sangat sedih, ternyata suaminya berbohong padanya.
thyia dan Vila pergi ke mess itu, di halaman terdapat motor Riski dan rival,
thyia dan Vila pelan pelan mendekati mess itu.
karena teman yang lain tidak pernah melihat istri dari rival dan risky, jadi semua aman dapat di kendalikan.
Vila mengetuk pintu kamar dan thyia berdiri pas di depan pintu kamar yang satunya lagi, di tangan Vila terdapat sebuah gunting yang di pegangnya.
Vila terus mengetuk pintu itu, dan yang membuka pintu seorang wanita yang hanya berselimut handuk putih di badannya, vila langsung masuk ke kamar itu, dan di dapatinya rival suaminya sedang tidur di atas kasur, yang hanya memakai celana pendek tidak memakai baju.
dengan emosi yang tinggi Vila langsung menusuk gunting yang di pegangnya ke tubuh rival, suasana yang tadinya sepi kini terasah sangat berisik karena teriakan sakit hati vila.
selingkuhan rival lari ketakutan sedangkan rival dapat berlari keluar dari kamar itu meskipun tubuhnya sudah penuh dengan darah.
karena keributan itu risky dan selingkuhannya cepat cepat keluar dari kamar, ingin melihat apa yang sedang terjadi di luar.
betapa kagetnya risky saat membuka pintu kamar ada thyia yang sedang berdiri tepat di hadapan mereka berdua.
saat melihat risky dan selingkuhannya, hati thyia sangat hancur, air matanya tak tertahankan, rasahnya seperti di tusuk dengan pisau.
saat memandang mereka berdua, thyia hanya bisa tersenyum.
wanita itu pun tersenyum pada thyia, karena dia tidak tau kalo thyia adalah istri dari risky selingkuhannya.
dengan menahan air matanya thyia hanya mampu berkata :
kaka pulang yuk, ibu sedang menunggu kaka di rumah ada yang dia ingin bicarakan.
meskipun telah di sakiti dan di hianati oleh suaminya thyia masih menjaga perasaan suaminya di depan selingkuhannya.
thyia langsung pergi dari tempat itu, tidak menunggu risky lagi thyia langsung pulang ke rumah bersama dengan vila.
sesampainya di rumah thyia langsung membereskan semua barangnya bersama dengan barang putrinya.
malam itu juga thyia langsung pulang ke rumah orang tuanya, dan mengatakan semua yang telah dia lihat tadi, dan thyia juga sudah mengatakan pada ibunya bahwa dia ingin bercerai dengan risky.
orang tua thyia tidak bisa berbuat apa apa untuk mempertahankan rumah tangga anaknya.
ke esokan harinya risky datang ke rumah orang tua thyia, dan meminta maaf atas perbuatan yang telah di lakukanya pada thyia, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
tapi pecahan kaca yang sudah pecah tidak bisah di buat utuh kembali, thyia tidak memaafkan risky.
dan perceraian pun menjadi solusinya.
sidang perceraian pun di mulai, risky menangis sejadi jadinya dia tidak ingin bercerai dengan istrinya.
" aku tidak ingin bercerai dengan mu thyia, aku hanya menyayangi kamu, aku mencintai mu, kasihan thyia putri kecil kita jika kita harus berpisah, bagaimana dengan masa depannya"
kata risky pada thyia.
thyia pun menjawab semua pertanyaan risky.
apa kamu bilang, kamu menyayangi dan mencintai ku ? kenapa kamu selingkuh, apa aku sudah tidak menarik lagi seperti dulu, sampai kamu selingkuhi aku.
kamu kasihan dengan anak kita, bagaimana dengan masa depannya ?
coba kamu tanyakan pada diri mu, bagaiamana perasaan putri kita saat mendengar kamu berselingku.
aku tak lagi ingin berdebat dengan mu, urusan kita sudah selesai di tempat persidangan ini, saat ini kamu bukan suami ku lagi, dan aku bukan lagi istri mu.
silahkan pergi dan bersenang senanglah dengan selingkuhan mu, karena itu yang kamu jngin kan selama ini.
aku pergi jangan pernah kamu cari aku atau anak kita.
karena urusan kita sudah selesai.
persidangan pun selesai, kehidupan berjalan seperti biasa, meskipun tanpa seorang ayah, dan suami dalam hidup thyia dan putri kecilnya.