Aku bernama Rai, seorang pangeran dari keluarga bangsawan Stuart. Ayahku seorang raja di kerajaan Inggris, Stuart Kingdom. Ibuku sudah lama meninggal akibat peperangan dengan kerajaan Jerman, Edelmiro Kingdom.
Aku bersekolah disalah satu perguruan tinggi di Inggris. Teman-temanku, aah... tidak. Para penjilat lebih tepatnya. Mereka mau berteman denganku hanya karena aku seorang penerus Stuart Kingdom.
"Hei, Rai! Bagaimana dengan berkunjung ke istanamu ?" Sebuah suara dari belakangku.
Aahh... aku tau suara siapa itu, dia Frank. Seorang yang pantas aku sebut Sahabat.
"...." Aku hanya terdiam sambil memandang keluar jendela menikmati pemandangan pegunungan di belakang perguruan tinggiku.
"Hei temanku !! Apa kabar nih ?" Ada seseorang yang merangkul bahuku.
Aku sangat tau siapa dia, dia adalah sang penjilat diantara penjilat. Dia selalu mendekatiku dengan niat mencari kesempatan.
"Ini perkataanku pertama kali di hari ini. Jangan membuang energi bicaraku." Aku muak dengan para penjilat, meski aku menjauhi mereka. Mereka malah mendekatiku, ibaratnya aku sebuah gula dan para penjilat sebagai semut.
Orang yang merangkul bahuku pun melepaskan rangkulannya dengan kasar.
"Tch!" Sebuah decak kesal yang keluar dari mulutnya saat dia pergi.
Aku mendengarmu, penjilat.
"Sudahlah, nggak usah dipikirkan. Mending kita pikirkan eksperimen kita, yekan!" Frank duduk disampingku.
"Jangan sampai diketahui ayahmu dan ayahku. Kalau mereka tau, kita bisa mati." Ujarku datar.
Frank hanya tersenyum penuh misteri.
....
Dirumahku, atau yang biasa Frank sebut istanaku. Sebuah rumah sederhana ditengah hutan di pegunungan belakang sekolah. Rumah ini, aku dan Frank lah yang membangunnya.
"Hahaha Hahaha Hahaha Hahaha !!" Frank seperti biasa tertawa layaknya orang jahat.
Mengapa ? Karena eksperimen yang dia maksud adalah membuat sebuah racun serangga dari darahnya sendiri, katanya di dalam darahnya itu terkandung senyawa beracun akibat eksperimen yang dilakukan kakaknya 5 tahun lalu. Namun dengan eksperimen dari kakaknya, dia membunuh kakaknya sendiri.
Inilah rumahku istanaku yang dipenuhi bahan eksperimen dari aku dan Frank. Darah bangsawanku yang suci dimasukkan kedalam seekor tikus, namun tikus itu langsung mati. Entah mengapa.
"Eksperimen ke 47 dimulai !!" Seruku.
"Kukukuku !! Kalian semua akan merasakan kehebatan darah sang bangsawan dari kerajaan Stuart, Rai !!!" Teriak Frank dengan tawa khasnya.
~Rumahku Istanaku~