"Saat manusia bisa bersahabat dengan hewan dan Andai hewan bisa ngomong apakah dia jujur tak akan bohong"?
Apakah mereka akan protes atas pencemaran nama baik dan fitnahan atau bullyan manusia terhadap nya.
Anjing yang sering di sebut saat orang memaki atau marah pada seseorang dia adalah hewan yang terkenal dengan kesetiaannya.
Bahkan di negara Jepang ada patung anjing untuk mengenang nya, sebagai lambang kesetiaannya
nama Anjing itu adalah Hachiko yang di pelihara oleh Profesor Ueni,yang mengajar di sebuah Universitas Tokyo.
Profesor itu menggunakan kereta api sebagai alat transportasi untuk sampai universitas terset begitu pun ketika ia hendak pulang ke rumah
Sehingga, setiap hari Anjing yang bernama Hachiko mengantarkan tuannya tersebut sampai Stasiun Shibuya.
Anjing Hachiko , tidak sedikit pun beranjak dari tempat nya,dia selalun menunggu Profesor Ueni, Hachiko selalu menunggu majikannya selesai mengajar sampai sore dan kembali ke tempat.
Profesor Ueno selalu mendapatkam Hachiko sudah berada di depan stasiun sewaktu dia kelaur dari stasiun.
Sampai suatu hari profesor itu sakit dan meniggal dunia sehingga tidak pulang dan Hachiko terus saja menunggu walau sudah di adopsi dan ambil orang dan Pindah dari majikan satu ke majikan lainya.
Namum Hachiko tetap kembali ke tempat semula di stasiun di mana bisanya tuannya sang profesor itu pulang.
Sampai akhirnya Anjing Hachiko di temukan mati setelah 10 tahunan menunggu tuannya karena sakit dan pada akhirnya penduduk setempat membuat monumen buat Anjing Hachiko.
Anjing terkenal dengan hewan yang setia, dan satu hal lagi ,konon katanya Anjing tidak akan kawin dengan Anjing yang sedarah sekadung dengannya.
Namun pernahkah anda mendegar tentang incest,
orang melakukan hubungan antara saudara kandung atau anak dengan orang tua biasa disebut juga dengan istilah" incest.
Hal ini dianggap tabu dan tidak pantas di hampir seluruh penjuru dunia karena secara etika dan hukum moral manusia tidak bisa dan tidak boleh memiliki hubungan atau bahkan menikah dengan orang yang sedarah dengan mereka.
Namun ada di beberapa negara, atau adat primitif atau suku pedalaman yang melakukan hal itu.
Pernahkan kita mendegar tentang pribahasa seganas-ganasnya macan tak akan, memakan anaknya sendiri.
pernahkah kita mendegar berita tentanf anak yang di perk*sa ayah kandungnya sendiri atau anak yang di buang orang tua"nya atau anak yang di bunuh oleh orang tuanya sendiri.
akan proteskah bangsa hewan saat mereka bisa bicara,pada manusia yang seperti ini.
mengatai temannya dengan memakai "Anjing padahal Anjing itu lebih tau diri dan setia.
Atau manusia yang kejam yang tega membunuh anaknya sendiri, harimau yang terkenal garang ganas hewan pemangsa tidak melakukannya.
"Andai hewan bisa bicara, dia mumgkin akan berkomentar ,manusia yang kehilangan prikemanusiaan dan berganti dengan insting binatang.
bagaimana dengan sebutan buaya darat atau air mata buaya untuk orang yang suka mengelabuhi orang lain.
pernahkah kita melihat buaya mengeluarkan air mata? apakah buaya juga begitu menipu teman dengan air mata buayanya.
"ohh...tidak Ferguso...anda mencemarkan nama baiknya, ha ha...
Padahal banyak hikmat dan sesuatau yang bisa di pelajari seperti sindiran dalam sebuah tulisan ayat ini.
"Hai pemalas, belajarlah dari semut. Belajarlah dari cara hidupnya dan jadilah bijaksana!
Karena, walaupun mereka tidak mempunyai raja yang menyuruh mereka bekerja,
mereka bekerja keras sepanjang musim panas, mengumpulkan makanan untuk musim dingin.
Tetapi engkau tidur saja. Kapankah engkau akan bangun?
"Biarkan aku tidur sebentar lagi! " Ya, tidurlah terus!
Dan sementara engkau tidur, kemiskinan mendatangi engkau seperti perampok dan kemelaratan menyerang engkau seperti musuh yang bersenjata lengkap.Amsal 6:6-11 (FAYH)
--------------------------------TamaT-----------------------------