Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh, suatu hari ada seorang remaja berusia 16 tahun yang berusaha untuk berubah dari seorang anak yang kurang dalam hal ibadah dan sekarang dia sadar kalau ibadah kepada Allah SWT itu penting.
Perjalanan hijrahnya pun dimulai di awal dia mencoba sholat tepat waktu di rumah dan minta dibangunkan oleh ibu kalau subuh, Subuh pun tiba tepat jam 04:05 saat Adzan dikumandangkan. Ibunya pun membangunkannya "Nak, Ayo bangun sudah subuh dengar, adzan sudah dikumandangkan mari kita sholat bersama dengan ibu dan ayah" Ucap Ibu. Dengan masih ngantuk dan lesu dia pun bangun demin tujuannya untuk hijrah dan lebih mendekat kepada Allah SWT . Dia pun menjawab ibunya " Baik bu, Ayoo aku ingin sholat berjamaah bersama ibu dan ayah mari kita sholat" Ucap Ahmad. lalu dia sholat bersama orangtuanya dengan baik sebaik mungkin. Setelah itu perjalanan ibadahnya dimulai. Waktu terus berjalan Ahmad pun menyadari bahwa sholat di rumah itu pahalanya lebih sedikit dari Sholat berjamaah di masjid. Lalu dia pun untuk pertama kalinya datang ke Masjid Pada saat waktu Maghrib. Dia datang dan seperti terpesona dengan suasana Masjid yang tenang dan bacaan Quran yang merdu. dia pun berkata pada salah satu Ustadz disana yang bernama Ustadz Khabir, :"Ustadz suasana di Masjid sangat luar biasa, kita lebih tenang dan lebih dekat dengan Allah SWT daripada sholat di rumah. "
Ustadz Khabir pun menjawab :"Betul, Karena sebaik baiknya Sholat adalah sholat berjamaah di masjid. " Ahmad pun sholat dengan tenang dan lebih khusyuk karena disana suasananya benar benar tenang . Setelah sholat maghrib orang-orang berdzikir Ahmad pun yang biasanya kadang saja berzikir nya sekarang dia ikut Berdzikir mengikuti Imam. Betapa senangnya dia dengan beriman kepada Allah secara khusyuk dalam hati ia pun berkata " Ya Allah Ampunilah hamba, hamba tenang sekali dengan iman yang kau berikan kepada hamba hambar bersyukur kepada Engkau Ya Allah Dzat yang Maha membolak-balikan hati. '' Hari hari pun berlalu Ahmad lebih sering ke Masjid dia sangat bersemangat ke Masjid dia ke Masjid sebelum orang-orang datang dan perlahan dia menjadi Muadzin untuk mengumandangkan Adzan dengan sangat bersemangat. hidupnya pun lebih bahagia dengan adanya Iman saking semangatnya,dia membersihkan Masjid ,