seorang gadis cantik, berusia 24 tahun tengah memperistirahatkan tubuhnya di ranjang miliknya, senja nama panggilannya, anak yatim piatu tanpa nama keluarga, tumbuh tanpa kasih sayang, dan harapan. Dia bekerja sebagai polisi wanita debgan pangkat yang jendral, dia adalah jendral wanita pertama di tempatbya bekerja, dia memiliki kepribadian yang rajin, cerdas, gesit, dan cerdik, dia juga hangat dengan orang yang dekat dengannya.
"kakak, apakah saat aku besar aku bisa menjadi seperti itu? " ucap seseorang gadis kecil saat melihat seorang dokter yang sangat cantik,
"Tentu saja, kamu akan seperti dia di masa depan, asal kamu betusaha untuk mencapai keinginanmu kanu pasti akan mendapatkan hasil yang sesuai usahamu" ucap kakak perempuan yang di panggil tadi di panggil kakak.
gadia kecil dan gadis remaja itu sering menghabiskan waktu mereka bersama, satu kalimat yang diucapkan olah gadis remaja yang dia kenak di panti asuhan itu yang membuat percaya, bahwa sebuah mimpi bukan hanya sebuah khayalan, mimpi itu harus di kejar untuk mewujudkannya.
“hosh..”
“hosh... ”
suara nafas tak beraturan dari seorang gadis yang tadi tengah menikmati tidurnya.
“Hais, mimpi itu lagi... ” ucapnya sambil tersenyum masam.
“kamu salah kak, aku sudah berusaha sekuat dan sebisaku, semua ku lakukan agar aku bisa mewujudkan mimpiku untuk menjadi seorang dokter bedah yang hebat, tapi aku kalah dengan latar belakang seseorang tanpa ada perlawanan” ucap senja, lalu ia meminun obat penenang dengan dosis yang banyak agar dirinya bisa kembali tertidur nyayak, dia hanya tidah tau, bahwa itu adalah hari terakhirnya di dunia itu.
keesokan harinya ia ditmuakan meninggal di apartemen mewah yang dimilikinya, diketehui bahwa ia meminum obat penenang dengan dosis tinggi setiap hari, dan jendral wanita pertama di kuburkan di pemakan elit petinggi kepolisian di kotanya.
—selesai—
# berusaha dan berdo'a,percaya bahwa hasil tak mengianati harapan, namun exspetasimu tak seindah kenyataannya. Semua yang kamu inginkan belum tentu berjalan sesuia keinginamu, namun tuhan telah merencanakan takdir yang lebih baik untukmu, dan lebih banyaklah bersyukur