Di suatu hari, Entah kenapa saat aku mulai beranjak dewasa semua yang ada pada diriku berubah, aku yang dulunya tidak ingin ikut campur sekarang malah jadi orang yang ingin tahu segalanya. Aku yang dulunya rajin sekarang malah malas-malasan, semuanya berbanding terbalik.
Saat itu adalah hari dan waktu yang paling aku sesali, diriku sangat sensitif dengan sesuatu yang tidak biasa, contohnya yah saat itu.
Sosok yang saat masih kecil hingga remaja aku selalu menghormati, mengagumi, dan juga senang dengan kehadiran sosoknya, senang karna diriku termasuk dalam bagian hidupnya, senang karna dilahirkan oleh nya, senang didik dan diajari berbagai hal yang tidak aku ketahui apa pun itu dengannya, bangga karna menjadi anaknya, bangga karna dia adalah ibuku .
Biarpun tidak semua orang diperlakukan seperti itu oleh sosok ibu, tapi percayalah ada alasan dibalik itu semua, mengapa mereka (sosok ibu) memperlakukan dirimu berbeda dengan yang lain ,semua itu ada ganjarannya, ada balasannya, kamu hanya perlu menjalaninya, ingat hidupmu sudah ditentukan oleh yang maha kuasa jika kamu ingin mengubahnya maka berusahalah dengan semaksimal mungkin. Sungguh pemikiran yang luar biasa yah.
“ha ha ha,,, dulu aku itu apakah orang yang seperti ini? Miris sekali pola pikir ku ini...” gumamku pelan sembari tertawa miris.
Yah, aku menyesalinya karna rasa ingin tahu diriku kambuh sehingga dapat menyadari gerak gerik yang tidak biasa dilakukan oleh ibuku. Akhir2 ini , aku selalu mencoba untuk berpikir positif tentang hal tak biasa yang dilakukan oleh ibuku seperti selalu berbicara sendiri dengan nada halus yang dibuat-buat, selalu memarahi anaknya padahal tidak ngapa-ngapain, selalu keluar rumah dengan alasan belanja, tapi kenapa harus membawa handphone yang canggih biasanya juga Hp ketikan itu ,,namun aku tetap tidak bisa.
Yah saat itu, adalah waktu yang tepat untuk menuntaskan rasa ingin tahuku, biarpun tidak sopan namun aku tetap nekat untuk membuka handphone android milik ibuku. Aku mengecek semua secara perlahan, dan yang terakhir adalah massage fb. Firasatku udah tidak enak lagi.
DEG...
Aku melihat 1 nickname pertemanan di sosmed ibuku yang berinisial *P*. Aku buka dan mencari tahu semuanya.
Dalam benakku muncul berbagai macam pertanyaan, sejak kapan? Bagaimana bisa? Kenapa? Siapa?
Percakapan yang vulgar, sungguh saat itu aku tidak sanggup lagi untuk membacanya tanpa sadar aku mulai meneteskan air mata. Mencoba menahannya namun tidak dapat dibendung lagi. Aku menangis dalam keadaan diam seribu bahasa.
Kenapa orang yang seperti ibuku bisa melakukan hal tidak masuk akal di belakang ayahku? Apakah ayah tahu? Semoga saja tidak? Cukup hanya aku dan tuhan saja?... aku tidak sanggup lagi berpikir. Diriku benar-benar shock banget dengan ini semua.
Jika kalian berada diposisiku juga, aku yakin kalian pasti juga dapat merasakan sakit dan kesedihan yang luar biasa. Sosok ibu yang selama ini ... ah aku tidak dapat lagi berkata. Kalian pasti memahaminya bukan. Sejak saat itu rasanya aku ingin menghilang saja.
Ingat semuanya, terkadang memang tidak baik jika kamu merasa atau memelihara rasa ngin tahu tentang rahasia seseorang. Kenapa? Karna tidak semuanya itu menguntungkan diri kita tapi ada kalanya juga itu bahkan merugikan kita.
^-*^-*_END_**^-*^-
Jangan lupa untuk di like❤ and💬 yah😗🤝🤭🥀🔥❄Sekian TERIMAKASIH😙🤗