Tak sempat aku mengucapkan cinta namun kini kamu tlah pergi...bersama semua kenang yang pernah kita ukir bersama.......
"Bi...ayok" Rajuk Rania
"Kemana sayang?" Tanyaku
"Katanya kemarin mau ngajak aku ke puncak,masa lupa?"
"Ga lupa sayang...inget kok tapi" sengaja aku tak meneruskan kata-kataku
"tapi apa?"
"Tapi kemarin aku dapet bonus dari kantor,voucher liburan ke Bali selama 3 hari 2 malam" ucapku sembari menyodorkan Handphone ku.
Rania membaca pesan di Whatsup ku
"Ahhhh....Alhamdulillah Ya allah makaaaassiihhhh Abi.. " Ucapnya sumringah tampak raut wajah senang terpancar dari wajah ayu nya
"Sekarang kamu packing dulu ya sayang...besok pagi kita berangkat"
"Siap my husboss" ucapnya sembari mengecup pipiku...
Kurangkulkan tanganku,ku peluk erat tubuhnya...Rania,selalu membuatku tenang dan damai dalam pelukmu...
Sayup adzan subuh terdengar mendayu memecah sunyi,aku terbangun. Ku lihat disampingku Rania-ku masih tampak tertidur pulas,tersungging senyum di bibirnya yang merah merona....
Aku mengecup keningnya...
"My sweetheart bangun sayang,subuh"
Ia tak menjawab atau terbangun...ah mungkin dia masih lelah setelah packing semalaman...Rania-ku sosok yang telaten,semua harus sempurna. Tidak boleh ada satupun barang yang terlewat dibawa ke Bali.
"Panjang amat catatannya bu" candaku semalam
"Bi...kita disana 3hari 2 malam jadi harus banyak bawa pakaian,nanti kan disana mau ke pantai,main air terus nanti aku mau dinner sama abi di pinggir pantai duh romantis kali ya bi"
"Siapa tahu pulang dari sana kita punya anak kan bi" ucapnya setengah menahan haru
Ya di pernikahanku yang memasuki tahun ke 5,Allah masih belum menitipkan anak pada kami...
"Aaamiiin ya allah" jawabku...
"Rania-ku bangun sayang..." ucapku lagi membangunkan Rania...
Tak seperti biasanya ia sulit terbangun....
"Ran...Ran...Raniaku..."kali ini ku tinggikan suaraku
sembari agak ku goncangkan tubuhnya...
"Ran...bangun Ran ayo shalat subuh terus kita berangkat ntar telat ke bandara"
"Ran...bangun Ran...Rannnn...Rannnnnnnn"
Raniaku masih di posisi seperti semula tak berubah sama sekali...ku dekatkan telingaku ke hidungnya.....ku coba mencari detak nadinya....
"Ya Alllaaahhhh Raaaaaaannnnnnniiiiiiaaaaaaaaaaaaaaaa"
Subuh itu menjadi saksi kepergian Raniaku....
kekasih hatiku kembali pada sang Kuasa...Wajahnya teduh,Senyum yang masih mengembang....
istri sholehahku....semoga kelak aku bertemu denganmu di JannahNya kelak.....