"Aku disini"
"Kenapa kamu tidak bisa melihatku," teriakku kepada laki-laki yang berada di depanku.
"Kenzo, aku ada disini," sahutku memeluknya.
"Gak, jangan ninggalin gue Han, gue gak sanggup hidup kalau Lu pergi," ucapnya membuat gue sadar.
Kecelakaan pesawat 1 hari yang lalu menewaskan 150 penumpang dan salah satu dari penumpang itu adalah aku. Aku menangis sejadi-jadinya. Kenapa aku begitu bodoh mau pergi. Padahal Kenzo melarang ku kini nasi sudah menjadi bubur.
"Kenzo ikhlasin Hanna, kalau lu kayak gini di sana Hanna pasti sedih," ucap mama membuat Kenzo terdiam.
"Seharusnya gue ngelarang Hanna pergi, kenapa gue bodoh banget," teriaknya frustasi.
"Itu bukan salah kamu Kenzo, ini sudah takdir dari Hanna, Tante sedih kehilangan Hanna, tapi kita harus ikhlas supaya Hanna bisa tenang," sahut mama sambil memeluk Kenzo.
"Iyah ini memang salahku, andai aku mendengar semua kata-kata mu mungkin sekarang kita akan hidup bahagia".