Alvaera atau vaera adalah seorang gadis yang harus saja lulus dari universitas nya,ia sangat senang karena ia lulus dengan peringkat tertinggi,dia berjalan pulang kerumahnya sambil bersenandung senang hingga akhirnya.
BRUKKKKKKK
suara tambrakan yang sangat keras
vaera ia tertabrak oleh mobil, seluruh tubuh vaera dilumuri darah,semua orang yang ada disana mengerumuni vaera yang sudah tergelatak lemah dengan darah disekujur tubuhnya.
pakaian putih yang ia gunakan kini menjadi warna merah darah.
"apa ini akhir dari hidupku,aku belum membahagiakan orang tuaku,aku mohon",ucap vaera dalam hatinya.
tiba-tiba nadi dan detak jantung vaera terhenti, sepertinya ajalnya sudah menjemputnya.semua orang membawa vaera menuju rumah sakit.
Disebuah tempat yang sangat indah dan dengan banyak pengawal yang berjaga.
"ukh",geliat seseorang yang baru bangun dari tidurnya.
"ratu sudah sadar",ucap salah satu pelayan disana.
"aku dimana",ucap gadis tersebut, gadis tersebut adalah vaera, jiwanya berrekernasi ke tubuh yang mulia ratu dari dinasti Cina.
"bukankah tadi aku ditabrak mobil dan mati,trus kenapa aku ada disini",batin vaera penuh dengan tanda tanya dipikiran,ia sedikit bingung akan kejadian yang menimpanya itu.
"transmigrasi apa ada didunia ini,ah tidak mungkin mana ada hal semacam itu didunia ini",batin vaera lagi
tiba-tiba datang lah seorang laki-laki bertubuh tinggi dan besar,dengan hidung mancung dan kulit putih
"salam hormat raja",ucap salah satu pelayan memberi hormat kepada laki-laki tersebut, laki-laki tersebut adalah raja dari dinasti tersebut dan tubuh yang ditumpangi oleh rohnya vaera adalah istri dari raja tersebut.
perlahan raja tersebut melangkah mendekati vaera yang sedang duduk menyender di kepala ranjang,vaera agak sedikit bingung dengan sikap sang raja tersebut,dimatanya ada sedikit rasa benci, sayang,rasa bersalah,semuanya semaunya terlihat jelas dari raut wajahnya itu yang dipikirkan vaera.
raja tersebut duduk dihadapan vaera dan memengang pipi vaera.
"maafkan aku karena sebelumnya aku tidak becus menjagamu hingga akhirnya kau menjadi seperti ini,maafkan aku",ucap pangeran itu lirih,lalu pangeran tersebut menyuruh pelayan pribadi vaera untuk keluar begitu juga dengan para pengawal,mereka semua sudah meninggalkan tempat tersebut dan hanya tinggal vaera dan raja tersebut.tiba-tiba raja tersebut tersenyum miring dan
JLEEPP
sebuah pisau kecil menacap tepat di jantung vaera.
"k-kau apa yang kau lakukan akh",ucap vaera yang menjerit kesakitan,namun raja tersebut hanya tertawa terbahak-bahak melihat keadaan Vaera yang sekarat tersebut.
"k-kau dasar raja bajingan", ucap vaera menahan rasa sakit
"akh", ucap vaera kesakitan sambil memuntahkan cairan berwarna merah dari dalam mulutnya.
"aku,baru tadi aku hidup kembali,apa sekarang aku harus mati lagi, bahkan ini adalah mati konyol"ucap vaera dalam hati,perlahan matanya mulai tertutup dan END