Suara jeritan perempuan itu aku kenal dengan pasti, masih ku inggat suara itu meski sudah beberapa tahun berpisah karena terakhir dia pun menjerit saat terkena panah.
Aku segera berlari mencari arah sumber suara,
seorang gadis remaja yang sedang di pegangi beberapa pemuda.
mereka seperti punya niat buruk,pada gadis itu
"iya..benar gadis itu, ya.. benar gadis yang pernah menolong ku dan aku segera mengaum di dekat mereka.
Membuat semua lelaki di sana terbirit-birit mendegar suara ku,"siapa yang tidak takut dengan auman macan seperti ku.
"Aku adalah macan yang dulu, di tolong gadis ini
bangsa macan mamang sekali melahirkan akan punya banyak anak.
induk harimau dapat menghasilkan sampai empat atau lima ekor.
Namun anak-anak ini cukup terancam hidupnya, pada usia balita. ancaman yang dihadapi anak harimau cukup banyak.
Seperti kurangnya ketersediaan mangsa atau makanan, jika mangsa di wilayahnya tidak cukup, maka induk harimau tidak dapat memberikan makan untuk anaknya.
Atau mungkin induk hariamau dapat memberikan makan namun anak-anak tersebut akan saling berebut sehingga nutrisinya tidak tercukupi.
Ancaman lainnya adalah jerat dari para pemburu liar, yang bisa saja mengenai anak-anak harimau, atau mengenai induk hariamu sehingga anak-anak harimau juga akan ikut mati karena tidak ada yang memberi makanan pada anak harimau.
Kala itu, aku baru berusia 3 tahun sudah mulai berpisah dari induk saya, kebisaan harimau itu akan memisahkan diri dari induknya setelah genap usia 3-4 tahun dan akupun melakukannya.
Pertama kali hendak berburu kelinci yang aku lihat begitu imut dan mengiurkan, tak ku sangka bahwa teryata itu adalah perangkap pemburu liar.
Gadis ini, yang menolongku, dari jeraat itu dan membebaskan aku, dan membuat ku bisa kembali ke hutan yang lebih dalam di mana manusia akan berpikir utuk masuk kewilayah hariamau.
memang salah ku sendiri mencari mangsa di pinggir hutan dan memisahkan diri dari kumpulan macam lain.
aku masih teringat luka di lengan kirinya karena dia berusaha meenghalangi panah sang pemburu liar.
panah yang melukai lengan kirinya dan membuat dia menjerit keras dan ambruk.
aku berfikir dia telah mati namun ,syukurlah gadis itu cuma pingsan mungkin ada obat bius di ujung panah itu dia hanya tergores sedikit.
aku tak sempat mengucapkan terimakasih, karena dia di kelilingi orang banyak yang gaduh karena pemburu itu, bertengkar dengan Orang Tua anak gadis yang terpanah itu.
Aku selalu berharap akan bertemu dengannya lagi, dan benar hari ini aku bertemu dengannya meski dalam keadaan begini.
Gadis itu ketakutan saat aku mendekat, tapi..aku terus mendekat dan memperlihatkan sikap bersahabat.
aku mengusap kepalaku pada badanya tanda salam bagi nya , " ah dia mulai tenang mungkin, di Rumahnya dia memelihara Anjing atau kucing sejenis bangsa kami.
Karena begitulah cara, Anjing atau kucing bermanja,atau meberi sslam dengan mengusap badanya ketubuh bos atau yang memeliharanya. aku sering melihat nya begitu di sekitar desa.
aku selalu menegok di perbatasan hutan dan desa berharap bisa bertemu dengan gadis itu.
Aku kembali memperagakan, aku sedang terkena jaring dengan mengunakan akar -akar yang aku taruh di sekelilingku supaya dia bisa mengingat akan kejadian itu.
Beberapa saat dia memandangi ku dan akhirnya dia inggat ,"Bravo dia lalu memeluk dan menciumku membelai tubuh ku.
"Achh.. kamu sudah sebesar ini sekarang terimakasih telah menolong ku, dari di perkosa preman-preman itu, kata Gadis manis itu.
akupun hanya mangeram dan mengaum lalu mengangukkan kepala seolah mengucapkan kata, "you are wellcome,"sama -sama akupun inggin mengucapkan terimakasih.
kamu tolong aku, aku pun menolong mu.
" you save me, i save you " !!!
kebaikan akan selalu kembali kepada pemiliknya
entah dari orang atau hewan yang kita tolong
atau orang lain. berbuat baik memang tidak boleh dengan pamprih tetapi....
Kebaikan itu akan selalu berbuah baik meski bukan orang yang kita tolong yang membalas karena pahala itu dari Tuhan .
"Apa yang kita tabur akan kita tuai "!
so jangan jemu-jemu ber buat baik "!
Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri.
Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.
Siapa mengejar kebaikan, berusaha untuk dikenan orang, tetapi siapa mengejar kejahatan akan ditimpa kejahatan.
Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang.
Kalau orang benar menerima balasan di atas bumi, lebih-lebih orang fasik dan orang berdosa!
Amsal 11:17, 25, 27, 30-31 (TB)
jangan lupa buat tekan hati
❤❤❤❤❤❤❤❤❤
bagi yang punya hati
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
Hahaha.. ha malak. nich malak"!
silahkan kritik komen saran, hujat juga boleh tapi...
ingat ya ada macan yang jadi pembela authornya .
God bless you All
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
--------------------TamaT--------------------