Apa yang dilakukan tiga orang sama gender itu di jam delapan pagi? Jika Agus memilih tidur lagi, Seokjin pergi ke kampus setelah masalahnya dengan kaos kaki berhasil dipecahkan oleh Agus. Atau Taehyung dan Jungkook yang kembali dengan masing-masing meminum susu beruang yang sedang promo. Lantas berbeda lagi dengan Habibi, Namjoon dan Si ningrat Sujimin.
Setelah membeli nasi pecel pagi ini, Habibi, Namjoon dan Jimin duduk bersantai di ruang televisi sembari menonton televisi umum. Ketiganya terlihat akur-akur saja sampai acara yang sedang mereka lihat sedang jeda iklan.
Tiga mata itu lantas menyorot pada remote kontrol yang tergeletak di meja.
Secepat kilat ketiganya merebutkan remote tersebut.
"Gue aja, gue mau nonton Ikatan Batin." Ucap Habibi sembari terus merebutnya dari tangan Jimin.
"Nggak, Hari ini ada siaran langsung pernikahan Spongebob sama Sandy. Live dari dasar laut. Katanya prasmanannya Krabby Patty. Gue nggak boleh ketinggalan." Jimin kembali merebut remote itu dari tangan Habibi.
Adegan saling rebut itu terus berlangsung. Sampai Namjoon menghentikan keduanya. "Heh, diem lu pada." Namjoon merebut remote itu.
"Gue aja yang milih." Namjoon mengarahkan remote itu ke arah televisi yang masih menyala. Tinggal hitungan waktu sampai tangan Namjoon menekan remote berisi angka dan lain-lainnya.
Krakk.
ketiganya terkejut ketika mendapati remote itu sudah terbelah dua. Jimin bahkan sampai membulatkan matanya hingga hampir keluar.
"Patah?" Tanya Habibi.
"Ketahuan Agus bisa dibunuh kita."
Namjoon, pria itu menatap kedua temannya. "Gue harus gimana?" Sembari memperlihatkan remote yang rusak dengan naas.
Jimin mengamati keadaan sekitar. "Agus masih tidur, Lo tarik napas." Instruksi Jimin.
"Hitungan ketiga kita harus lari dari sini." Habibi dan Namjoon mengangguk. Perlahan meletakkannya remote itu di meja tempat semula remote itu.
"Satu." Jimin mulai menghitung, bersama ketiganya yang mulai bangkit.
"TIGAAA!!!!" Pekikan Jimin dengan pria itu yang mulai lari terlebih dahulu mengejutkan Habibi dan Namjoon. Tak menunggu lama keduanya lantas menyusul Jimin sebelum si pembunuh Agus terbangun dari tidurnya.