Jangankan manusia, hewan saja pasti akan mengalami pasang surutnya kehidupan.
.
.
.
.
.
Dia adalah Naru, seekor kucing yang namanya terinsipirasi dari tokoh anime terkenal bernama Naruto.
Majikannya bernama Wei, si gadis cantik dengan masalah hidup yang silih berganti.
Sejak kedatangan Naru, Wei yang dulunya pendiam menjadi begitu ceria.
Apapun akan dilakukan Wei demi menyenangkan hati sang hewan peliharaan. Mulai dari memberi makan, memandikan hingga memanjakan.
Sungguh, kesenangan dan kehangatan yang seperti itu, tidak pernah Naru rasakan sebelumnya.
Tapi semua hanya bertahan sebentar ketika Wei tiba-tiba mengalami serangan jantung lalu meninggal.
Naru pun menjadi sangat kesepian. Cinta dan kasih sayang tidak pernah lagi ia dapatkan.
Hewan memang tidak pandai berbicara. Namun ia mampu mengekspresikan perasaannya.
Untuk itu, sebagai tanda cintanya pada sang majikan, Naru berjanji bahwa ia tidak akan pernah meninggalkan kuburan Wei, meski hujan dan terik panas menghantam.
Hal itu karena Naru harus menjaga Wei yang sedang sendirian di dalam liang kuburnya.
“Wei, aku berjanji akan terus menjagamu. Tenanglah, aku tidak akan pernah membiarkanmu kesepian lagi seperti dulu.”
Siang dan malam, Naru tetap di sana. Hingga ketika tubuh mulai lemah dan tak berdaya, ia menutup matanya perlahan.
"Wei, aku datang!"
.
.
.
.
.
Terkadang apa yang kita tidak dapatkan pada manusia, bisa kita temukan pada seekor hewan peliharaan, dan itu termasuk kesetiaan.
~End~
Jangan lupa like and coment ya para readers!◉‿◉